Prabowo Reshuffle Kabinet, Lantik Lima Menteri Baru dan Tambahkan Kementerian Haji dan Umrah

JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dengan melantik lima menteri baru serta memperkenalkan satu kementerian anyar, yakni Kementerian Haji dan Umrah. Langkah ini diambil untuk menyegarkan roda pemerintahan serta memastikan kementerian strategis dipimpin sosok yang tepat sesuai tantangan zaman.

Pelantikan digelar di Istana Negara pada Senin (8/9/2025) dan dihadiri jajaran pejabat tinggi negara. Perombakan kali ini menyentuh kementerian strategis seperti Kemenko Polhukam, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Purbaya Yudi Sadewa Jadi Menteri Keuangan

Posisi Menteri Keuangan kini diisi oleh Purbaya Yudi Sadewa, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelumnya, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Lahir di Bogor, 7 Juli 1964, Purbaya merupakan lulusan Teknik Elektro ITB sebelum melanjutkan studi ekonomi hingga meraih gelar MSc dan PhD dari Purdue University, Amerika Serikat. Kariernya meliputi dunia riset, perbankan, hingga birokrasi, termasuk sebagai Deputi di Kantor Staf Presiden dan Kemenko Marves.

Mukhtaruddin Pimpin Perlindungan Pekerja Migran

Mukhtaruddin, politikus Partai Golkar asal Kalimantan Tengah, resmi menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala BP2MI, menggantikan Abdul Kadir Karding.

Pria kelahiran Pangkalan Bun, 6 September 1964, ini merupakan anggota DPR RI tiga periode. Ia berpengalaman di birokrasi, pernah bekerja di Departemen Tenaga Kerja, dan aktif di dunia usaha serta pendidikan.

Feri Juliantono Naik Jadi Menteri Koperasi

Tokoh Gerindra, Feri Juliantono, kini menempati kursi Menteri Koperasi menggantikan Budi Ari Setiadi. Sebelumnya, ia adalah Wakil Menteri Koperasi.

Feri dikenal sebagai aktivis koperasi, masuk dalam daftar 100 tokoh koperasi Indonesia, serta lama berkecimpung di politik melalui Partai Gerindra. Ia lahir di Jakarta pada 27 Juli 1967 dan menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Padjadjaran.

Gus Irfan Jabat Menteri Haji dan Umrah

Perombakan ini juga menghadirkan kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Jabatan menteri dipercayakan kepada KH. Muhammad Irfan Yusuf (Gus Irfan), ulama asal Jombang sekaligus cucu pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari.

Selain mengasuh pesantren, Gus Irfan aktif di lembaga perekonomian NU dan sempat menjadi juru bicara Prabowo–Sandi pada Pilpres 2019. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jatim VIII.

Dahnil Anzar Jadi Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji

Sementara itu, Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji. Tokoh muda Gerindra ini lahir di Sumatera Utara, 10 April 1982, dan dikenal sebagai mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Perjalanan kariernya meliputi dunia akademik, aktivisme Islam, hingga politik. Dahnil pernah menjadi juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo–Sandi 2019 dan kemudian staf khusus Menteri Pertahanan.

Penyegaran Kabinet

Presiden Prabowo menegaskan bahwa reshuffle ini ditujukan untuk memperkuat kinerja kabinet dalam menjawab kebutuhan rakyat. Dengan masuknya tokoh dari latar belakang ekonomi, politik, pesantren, dan organisasi masyarakat, diharapkan pemerintahan semakin solid menghadapi tantangan global maupun domestik.