Palembang – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengeluarkan peringatan keras kepada jajarannya terkait persoalan parkir liar dan semrawut yang masih marak di sejumlah titik di Kota Palembang. Ia menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan nyata, maka Kepala Dinas (Kadis) terkait beserta pejabat di bawahnya terancam dicopot dari jabatannya.
Peringatan itu disampaikan Ratu Dewa saat meninjau langsung kondisi lapangan. Ia menilai, penataan parkir di Palembang masih jauh dari harapan, bahkan justru kerap memicu kemacetan di titik-titik tertentu.
“Kalau parkir tidak sesuai aturan atau tidak pada tempatnya, langsung gembok kendaraannya. Harus ada efek jera,” tegas Ratu Dewa, Senin (11/8/2025).
Petugas Harus Siaga Termasuk di Akhir Pekan
Ratu Dewa juga memerintahkan agar petugas tidak hanya bekerja pada hari kerja, tetapi tetap berjaga di lokasi strategis saat akhir pekan.
“Saya minta petugas tetap ditempatkan di Sabtu-Minggu. Tidak boleh libur kalau masalahnya seperti ini,” ujarnya.
Ia meminta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) untuk rajin turun ke lapangan dan memantau langsung kondisi di jalan. “Saya juga minta kepala OPD keliling, bahasa Palembangnya ‘kolar kilir’ di ruang publik dan jalan-jalan,” tambahnya.
Soroti Parkir di Linda Kosmetik
Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah area sekitar Linda Kosmetik, yang kerap dipadati kendaraan parkir berlapis hingga dua atau tiga baris. Kondisi tersebut, menurut Ratu Dewa, jelas melanggar aturan dan memperparah kemacetan.
“Beberapa kali saya ke sana, masih berlapis parkirnya. Ini membuat crowded dan kemacetannya parah. Akan terus saya evaluasi,” tegasnya.
Siap Copot Pejabat Jika Tak Serius
Ratu Dewa memastikan, jika setelah evaluasi kondisi tak kunjung membaik, maka ia tidak akan ragu mencopot pejabat terkait, baik di tingkat atas seperti Kadis, maupun di tingkat bawah.
“Kalau masih terulang-ulang, berarti tidak serius bekerja. Untuk kenyamanan warga Palembang, saya tidak segan mencopot jabatan siapa pun yang lalai,” tandasnya.
Peringatan keras ini menjadi sinyal bahwa Pemkot Palembang berkomitmen memperbaiki tata kelola parkir demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan publik.






