Petugas Kepolisian Tangkap Copet di Kawasan BKB Palembang

Penangkapan pelaku pencopetan wisatawan BKB Palembang oleh polisi pada Juli 2025
Penangkapan pelaku pencopetan wisatawan BKB Palembang oleh polisi pada Juli 2025

PALEMBANG |  Kawasan Bukit Kecil Baru (BKB), destinasi populer di Palembang, kembali diterpa aksi kriminal. Wisatawan dari luar kota menjadi target pencopetan di tengah keramaian pasar malam BKB. Pada Jumat malam (11/7) sekitar pukul 17:00 WIB, polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku pencopetan setelah mendapat laporan dari warga yang curiga dengan gerak-gerik mereka.

Kapolsek Ilir Timur I, AKP Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan kepadatan pengunjung untuk beraksi. “Mereka menyasar wisatawan yang tampak lengah, seperti saat berbelanja atau menikmati kuliner. Dompet dan ponsel adalah target utama,” ujarnya kepada wartawan di Palembang, Jumat (11/7). Modus pelaku melibatkan teknik mengalihkan perhatian korban dengan berdesakan di kerumunan.

Salah satu korban, Rina (29), wisatawan asal Bandung, kehilangan ponselnya saat berjalan di area kuliner BKB. “Saya baru sadar ponsel hilang setelah keluar dari keramaian. Untung warga sekitar cepat melapor ke polisi,” katanya. Total kerugian dari beberapa korban diperkirakan mencapai Rp5 juta, termasuk uang tunai dan barang berharga lainnya.

Polrestabes Palembang kini meningkatkan patroli di BKB untuk mencegah kejadian serupa. Tim forensik juga tengah menganalisis sidik jari dan rekaman CCTV dari pedagang sekitar untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan pencopetan. “Kami sedang selidiki apakah pelaku bagian dari sindikat yang beroperasi di kawasan wisata,” tambah AKP Hendra.

Wisatawan dan warga diimbau untuk lebih waspada saat berada di tempat ramai seperti BKB. Polisi menyarankan untuk menyimpan barang berharga di tas dengan resleting atau di saku dalam, serta menghindari membawa uang tunai dalam jumlah besar. Kejadian ini mengingatkan pada kasus pencopetan di Pasar Cinde pada 2024, yang juga menargetkan pengunjung luar kota. Masyarakat diminta melapor ke pos polisi terdekat jika melihat aktivitas mencurigakan untuk menjaga keamanan kawasan wisata Palembang.