Palembang, Sumselnews.co.id – Nama Kota Palembang kembali menjadi sorotan warganet setelah video Om Motomobi, konten kreator otomotif ternama, viral karena menjadi korban dugaan pemalakan liar saat sedang melakukan aktivitas review mobil di kawasan wisata ikonik Benteng Kuto Besak (BKB).
Kejadian ini diketahui dari unggahan video di akun Instagram @motomobitv, yang memperlihatkan interaksi tidak mengenakkan antara Om Motomobi dan seseorang yang diduga sebagai juru parkir liar.
Om Motomobi diketahui mengunjungi Kota Palembang untuk melakukan syuting dan ulasan mobil. Namun, saat sedang berada di dalam mobil bersama seorang rekan pria, keduanya didatangi seorang pria tak dikenal yang diduga meminta uang parkir meskipun lokasi tersebut sebelumnya telah dibayar.
“Cari tempat parkir, sini minta parkir lagi. Inilah ini biasa di Indonesia ya. Cuma lapangan pekerjaan buat mereka,” ujar Om Motomobi menanggapi kejadian tersebut dengan nada santai namun menyiratkan kekecewaan.
Dalam video, terdengar Om Motomobi bertanya apakah harus membayar uang parkir lagi karena ia mengaku sudah membayar sebelumnya di lokasi berbeda. Namun si pria bersikeras tetap meminta, dengan alasan untuk beli kopi. Setelah diberikan sejumlah uang, pria itu pergi tanpa membuat keributan lebih lanjut.
Interaksi tersebut direkam langsung dari dalam mobil dan diunggah oleh Om Motomobi. Aksi tersebut sontak menuai komentar dari publik, khususnya warganet Palembang, yang menyayangkan kejadian itu terjadi di salah satu kawasan wisata utama.
Warganet banyak yang menyesalkan masih adanya praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) di lokasi-lokasi publik. Tak sedikit yang menyampaikan permintaan maaf kepada Om Motomobi atas kejadian tersebut, meskipun bukan merupakan tanggung jawab pribadi.
Benteng Kuto Besak merupakan salah satu ikon wisata kebanggaan Kota Palembang. Kejadian ini memicu seruan kepada pihak Pemkot Palembang dan aparat penegak hukum agar segera melakukan penertiban parkir liar dan menempatkan petugas resmi di kawasan tersebut.
Kejadian ini juga dinilai dapat mencoreng citra pariwisata Kota Palembang yang sedang berbenah menjadi destinasi ramah wisatawan dan keluarga.
Meski Om Motomobi tidak mempermasalahkan secara besar-besaran dan tetap melanjutkan syuting mobil seperti biasa, namun peristiwa ini memberikan sinyal bahwa masih ada banyak pekerjaan rumah dalam pengelolaan ruang publik di kota-kota besar, termasuk Palembang.

