JAKARTA – PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Papan Pengembangan, menandai transformasi penting dalam sejarah perusahaan pendidikan yang didirikan oleh Merry Riana.
Initial Public Offering (IPO) ini membuka jalan bagi MERI untuk menjadi perusahaan publik yang transparan dan profesional dalam tata kelolanya. Dalam penawaran umum perdana, MERI menawarkan sebanyak 235.132.500 saham atau setara dengan 22,72% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp128 per saham. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp30,09 miliar.
Langkah IPO ini mendapatkan dukungan penuh dari sejumlah tokoh nasional. Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam sambutannya menyatakan bahwa Merry Riana adalah contoh nyata dari pengusaha yang terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata.
“Ini contoh yang bagus. Merry Riana tidak pernah berhenti berpikir untuk meningkatkan ketangguhan dan inisiatif dari rakyat Indonesia yang kita cintai,” ungkap SBY.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, juga turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap peran MRE dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Human capital adalah aset yang sangat penting bagi negara ini. Semoga langkah besar MRE dalam mewujudkan IPO berjalan lancar dan sukses,” ujar AHY.
Hermanto Tanoko, Founder Tancorp, sebagai investor strategis, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung ekspansi MRE pasca IPO.
“Setelah IPO ini, Tancorp akan tetap aktif mendukung pertumbuhan MERI. Kami akan full support,” tegas Hermanto.
Dalam langkah yang jarang ditempuh oleh pendiri startup atau emiten baru, Merry Riana selaku pendiri dan Komisaris Utama MRE memilih untuk mengunci seluruh kepemilikan sahamnya selama 5 tahun.
“Saya tidak sekadar menjalankan bisnis. Saya membangun masa depan. Saya percaya nilai MERI akan terus bertumbuh. Karena itu, saya memilih untuk stay bersama Anda,” ujar Merry dalam pernyataan resminya.
Dana hasil IPO akan dialokasikan sebesar 65% untuk memperluas jaringan Merry Riana Learning Centre melalui model kemitraan dan sewa. Sementara 35% lainnya akan digunakan untuk memperkuat program Merry Riana Events, seperti Life Camp, Leadership Camp, dan Billionaire Camp.
Penguatan tim SDM, pelatihan, digital marketing, dan infrastruktur teknologi juga menjadi fokus utama perusahaan dalam memperkuat ekosistem pendidikan MRE.
Dalam proses IPO, MERI menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Perusahaan sekuritas ini dikenal memiliki rekam jejak sukses dalam membawa beberapa emiten mencatatkan lonjakan harga saham signifikan usai IPO.
“Saham-saham IPO di bawah Lotus Andalan bersama Pak Hermanto rata-rata naik hingga 100%. Jadi benar, ada datanya,” kata Andry Hakim, investor retail sekaligus CIO Stockwise.
Periode penawaran umum MERI dibuka hingga 8 Juli 2025. Investor dapat melakukan pemesanan saham melalui platform www.e-ipo.co.id. IPO ini terbuka bagi investor publik tanpa harus menjadi nasabah prioritas atau institusi besar.

