Pria Pulang Olahraga Disiram Air Keras Orang Tak Dikenal, Wajah dan Kaki Luka Parah

BANYUASIN — Tindakan keji berupa penyiraman air keras kembali mengguncang ketenangan warga. Kali ini, insiden tragis menimpa seorang pria muda di Simpang Mbah Temu, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Jumat, 22 Agustus 2025, sekitar pukul 24.00 WIB, saat korban sedang dalam perjalanan pulang usai berolahraga. Akibat serangan brutal ini, korban mengalami luka bakar parah di area wajah hingga sebagian kakinya, meninggalkan kondisi fisik yang memilukan.

Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian bermula ketika pria tersebut baru saja menyelesaikan sesi voli bersama teman-temaya. Dalam perjalanan pulang di tengah malam yang sunyi, korban menyadari ada sebuah sepeda motor berwarna hitam yang mengikutinya dari belakang. Tanpa diduga dan tanpa provokasi, pengendara motor tersebut tiba-tiba menyiramkan cairan air keras ke arah korban. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung tancap gas melarikan diri, menghilang begitu saja di kegelapan malam, sehingga identitasnya tidak diketahui sama sekali.

Kondisi korban saat ini sangat mengkhawatirkan. Luka bakar serius terlihat jelas di bagian wajah, yang merupakan area sangat vital, dan juga meluas hingga ke sebagian kakinya. Pemandangan ini tentu saja membuat keluarga korban terpukul dan marah besar. Ungkapan kemarahan dan kekecewaan terdengar dari salah seorang anggota keluarga yang mengecam keras tindakan pelaku, “Ya Allah, kurang ajar ini. Nak dicari nian ini pelaku ini. Kurang ajar.”

Lebih lanjut, korban sendiri mengungkapkan kebingungaya karena ia sama sekali tidak mengenali siapa pelaku penyerangan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi atau musuh dengan siapa pun, yang membuat motif di balik kejahatan ini semakin misterius. Kasus kekerasan ini telah menarik perhatian aparat kepolisian setempat. Penyelidikan mendalam kini sedang dilakukan untuk mengidentifikasi, melacak, dan menangkap pelaku. Diharapkan, pelaku segera dapat ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuataya di hadapan hukum.

Insiden kejahatan penyiraman air keras ini menambah daftar panjang kasus serupa di wilayah Sumatera Selatan. Sebelumnya, Kota Palembang juga digemparkan dengan kasus penyiraman air keras terhadap seorang pria paruh baya di teras rumahnya. Serangkaian kejadian ini menimbulkan keresahan dan meningkatkan kewaspadaan di kalangan masyarakat, khususnya saat beraktivitas di malam hari. Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah terulangnya insiden serupa dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh warga.