Kebakaran Kantin SMP Negeri 4 Palembang, 5 Ruang Ludes, Kerugian Capai Ratusan Juta

PALEMBANG |  Lima bangunan kantin milik SMP Negeri 4 Palembang yang terletak di Jalan Letjen Bambang Utoyo, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, ludes dilalap api dalam kebakaran hebat yang terjadi pada Minggu malam (6/7/2025) sekitar pukul 21.49 WIB.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di salah satu ruangan kantin. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan seluruh bangunan serta peralatan elektronik yang berada di dalamnya seperti kulkas, freezer, kompor, dan tabung gas.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ini juga menimbulkan kepanikan di sekitar area sekolah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.

Menurut keterangan dari staf Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang, Iskandar, pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan api yang berkobar hebat.

“Api menyebar dengan cepat karena di dalam bangunan banyak material yang mudah terbakar. Kami mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Dibantu warga sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian,” kata Iskandar saat ditemui di lokasi, Senin (7/7/2025).

Ia menambahkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Pihak kepolisian dan sekolah kini sedang melakukan pendataan lebih lanjut serta penyelidikan untuk memastikan total kerugian yang ditimbulkan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Kapiatul Ahlia, memastikan bahwa ruang kelas dan area pembelajaran lain tidak terdampak oleh kebakaran. Menurutnya, api berhasil dicegah agar tidak merembet ke bangunan utama sekolah.

“Api tidak sampai merembet ke ruangan lain karena kesigapan petugas damkar dan warga sekitar yang langsung membantu memadamkan api. Sekitar setengah jam lebih, api berhasil dijinakkan,” ujar Kapiatul.

Ia juga menyampaikan bahwa sekolah akan segera melakukan renovasi terhadap area kantin yang terbakar agar aktivitas pelayanan siswa dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.

Kebakaran ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan Kota Palembang. Kapiatul menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap instalasi listrik di seluruh sekolah guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dan ruang belajar tidak terdampak. Ke depan, kami juga akan memperketat pengawasan instalasi listrik agar kejadian serupa tidak terulang,” tandasnya.

Saat ini, proses pembersihan puing dan pendataan kerusakan tengah dilakukan oleh pihak sekolah bersama instansi terkait. Masyarakat sekitar juga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik, khususnya di area fasilitas publik dan pendidikan.

Editor: Tim Redaksi SumselNews.co.id