PALEMBANG | Sebuah peristiwa kekerasan menggemparkan warga Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Seorang mantan Ketua RT menjadi korban pembacokan di lorong pemukiman padat penduduk. Insiden ini diduga dipicu oleh sengketa dalam pembagian hewan kurban, sebuah tradisi yang seharusnya menjadi simbol kebersamaan dan keikhlasan.
Kronologi Kejadian Terekam CCTV
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 7 Juni 2025, sekitar pukul 10.15 WIB. Korban sedang berada di lingkungan tempat tinggalnya saat tiba-tiba diserang dari belakang oleh seorang warga menggunakan parang. Korban mengalami luka serius di bagian wajah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Video CCTV yang beredar menunjukkan detik-detik penyerangan tersebut dan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai bukti utama penyelidikan.
Motif Diduga Terkait Distribusi Kurban
Informasi sementara menyebutkan bahwa aksi pembacokan ini diduga berawal dari ketegangan dalam pembagian daging kurban. Beberapa warga merasa tidak adil dalam menerima bagian, yang memicu kemarahan hingga berujung pada tindakan kekerasan.
Penyelidikan Polisi
Pihak Polrestabes Palembang telah mengidentifikasi pelaku dari rekaman CCTV dan sedang melakukan pengejaran. Beberapa saksi juga telah diperiksa untuk memperkuat kronologi kejadian.
Dampak Sosial dan Harapan Warga
Insiden ini meninggalkan trauma bagi warga sekitar. Banyak yang menginginkan suasana aman dan damai segera pulih. Sementara itu, korban masih dalam perawatan dan keluarga berharap keadilan ditegakkan.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya transparansi dan keadilan dalam kegiatan sosial keagamaan seperti pembagian hewan kurban. Nilai keikhlasan dan persaudaraan harus diutamakan agar tidak menimbulkan konflik yang lebih besar.

