Sumselnews.co.id|Muba -Ada momen yang mengharukan usia apel pagi giat persiapan operasi Keselamatan Musi 2022 yang dipimpin langsung kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH.SIK, Msi di halaman Mapolres Muba.
Pasalnya, usai memberikan arahan kepada seluruh personil anggota polres Muba, Salah satu pekerja harian lepas (PHL) yang bekerja di ruang Dokkes Polres Muba diberikan satu unit motor yang sudah di modifikasi menjadi roda tiga. Agar nantinya bisa digunakan untuk keperluannya Sehari – Hari.
“Selesai Upacara Tadi langsung kita serahkan satu unit sepeda motor yang sudah disiapkan Sat lantas untuk PHL kita yang bernama Sudarman. Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap PHL kita ini” singkat almasyah.
Sementara, sudarman usai menerima bantuan 1 unit motor dari kapolres Muba mengatakan sangat bersyukur, dan tidak menyangka jika dirinya bakal menerima motor.
“Saya mengucapakan banyak terima kasih kepada Kapolres Muba, yang sudah memberikan bantuan motor yang akan saya gunakan untuk bekerja dan keperluan lainya.,”ungkap sudarman.
Tidak ada ungkapan lain, selain merasa senang bahkan terharu saat menerima motor tersebut. Karena baru kali ini dirinya menerima bantuan yang tidak disangka-sangka.
“Bapak Kapolres Berpesan agar, menggunakan kendaraan dengan hati-hati patuhi peraturan lalu lintas,”imbhunya.
Polres Musi Banyuasin menggelar Operasi Keselamatan Musi 2022 untuk menindak para pengendara yang melanggar lalu lintas. Operasi tersebut akan dilaksanakan Sat Lantas Polres Muba selama dua pekan terhitung mulai 1 Maret 2022.
“Terhitung 1 Maret 2022 sampai 14 Maret 2022 kita melaksanakan oprasi itu ” ungkap Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH.SIK, Msi saat memimpim Apel Gelar pasukan. Selasa, (1/3).
Dikatanya, selama Operasi Keselamatan Musi 2022, Kepolisian bakal memprioritaskan penindakan terhadap 7 Pelanggar Prioritas diantaranya Pengemudi Ranmor yang menggunakan Handphone, Pengemudi Ranmor yang masih dibawah umur, Berboncengan lebih dari 1 orang , Tidak menggunakan Helm Sni, Mengemudikan Ranmor dalam pengaruh Alkohol, melawan Arus , Pengemudi Ranmor yang tidak menggunakan Safety Belt dan Mengemudikan Ranmor secara Ugal -Ugalan serta 1 Pelanggaran Over dimensi dan Overload.
“Dengan Ops Keselamatan ini, Saya berharap masyarakat Kabupaten. Muba Lebih peduli, juga turut serta memutus mata rantai penularan virus corona bagi masyarakat yang sedang berlalu lintas”. Imbuhnya






