Sumselnews.co.id Sukabumi | Rapat teknis dan Kunjungan ke Balai Besar Perikanan Air Tawar (BBPAT) Sukabumi, pada Rabu 8 April 2026, oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd bersama Dinas terkait tidak lain guna kita mempersiapkan Kabupaten OKU sebagai salah satu lokus program pembangunan Kampung Nelayan merah Putih (KNMP) dari kementrian perikanan RI guna mendukung program presiden Prabowo yaitu mewujudkan ketahanan pangan.
Bupati OKU mengungkapkan hal itu dilakukan dalam rangka mendukung intruksi Presiden Prabowo untuk Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional dalam rangka mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 dan mendorong kemandirian bangsa dengan swasembada pangan, energi, dan air nasional.
Dan meningkatkan kapasitas dan kualitas budidaya ikan serta untuk mengembangkan sektor perikanan air tawar yang berkelanjutan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Turut mendampingi Bupati OKU, Kadin Perumahan dan Kawasan Pemukiman Ir H Muzaim Aliansya ST MSi, Kadin Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Imron HS ST MSi, Kadin Dinas Lingkungan Hidup Brigmand ST MSi, Kadin Pertanian Ir Joni Saihu, dan dua tenaga TPPD.
“Kami tadi sudah rapat dan mendengarkan pemaparan serta kunjungan langsung ke Balai Besar Perikanan Air Tawar Sukabumi ini tidak lain guna mempersiapkan pembangunan kampung nelayan merah putih, yang merupakan instruksi pak Prabowo. Kenapa kita belajar ke sini, kita nilai lokasi topografi geografis disini (Sukabumi red) hampir mirip di wilayah yang akan kita kembangkan di OKU,”ucap Teddy saat acara tersebut.
Teddy menjelaskan, OKU menjadi salah satu kabupaten yang siap untuk pembangunan kampung nelayan merah putih. Pihaknya kata dia, telah memaparkan ke kementrian kelautan dan perikanan Dirjen perikanan tangkap pada 14 Februari lalu. Dan hasilnya
pihaknya mendapat balasan dengan Nomor : B.995/DJPT.1/PI.420/IV/2026 6 April 2026 dari Dirjen Kelautan dan Perikanan akan melakukan surve ke OKU di desa Lubuk Leban.
“Insyallah kami bisa belajar bisa menimba ilmu dan mendapatkan pengalaman,sehingga kami membawa ilmu itu untuk pengembangan ikan air tawar, di lahan yang telah kami siapkan,”jelas Teddy.
Teddy mengaku pihaknya melakukan kunjung kerja dan rapat teknis dengan tujuan ingin mempelajari sistem teknologi budidaya air tawar yang telah dikembangkan terbukti telah berhasil di BBPAT Sukabumi.
Teddy menegaskan tidak cukup hanya membaca dan mendengar laporan, tapi dirinya ingin mempelajari langsung dan memahami bagaimana sistem teknologi pengolahan di BBPAT termasuk manajemen kualitas air dan digitalisasi melalui rapat tersebut dan meninjau langsung ke lokasi budidaya.
“Kami bermaksud membangun jejaring kerjasama nyata dan berkelanjutan dengan BBPAT. Kami yakin kemajuan perikanan tidak bisa dilakukan sendiri perlu kolaborasi dan sinergi dari Pemerintah daerah,lembaga teknis pusat para peniliti, masyarakat pembudidaya itu sendiri. Kerjasama inilah akan menjadi pondasi kokoh bagi kami untuk bertranformasi budidaya ikan air tawar, ini harapan kami,”ucap Teddy.
Oleh sebab itu Teddy sangat menekankan hasil dari kunjungan ini berdampak, Teddy mengaku bercita cita dan menargetkan ke Dinas Perikanan selama dua tahun bisa melebihi apa yang ada di BBPAT.
“Boleh kita bercita cita saya ingin ATM Ambil Tiru Modifikasi kalau bisa dua tahun bisa melebihi balai ini, gantungkanlah cita-cita itu walau hasilnya nanti kita berusaha maksimal,”ujar Teddy.
Disisi lain Teddy mengaku Kegiatan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 Kampung Nelayan Merah Putih adalah pembangunan terintegrasi dari hulu ke hilir untuk mentransformasi ruang hidup dan sosial, sehingga dapat meningkatkan produktivitas, mendorong kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat melalui social engineering.
Bupati OKU Teddy bersama beberapa kepala OPD saat kunjungan diterima langsung Kepala BBPAT Sukabumi Rokhmad Mohamad Rofiq, S.Pi., M.App.Sc, Kasubbag Umum/Timja Dukmen Veri Yawansyah, S.E M.Si, Timja Produksi Muhammad Nurdin, S.Pi., M.Si, Timja Induk dan Benih Dian Hardiantho, S.Pi., M.Si dan Timja Sarana dan Prasarana Dasu Rohmana, S.Pi., M.Si serta Timja Laboratorium : Ayi Santika, S.Pi., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Bupati OKU berkeliling area BBPAT seluas 26 Hektar kawasan kota Sukabumi dan melihat beberapa tempat seperti pembenihan ikan nila, lele, katak dan ikan koi serta beberapa teknologi yang diterapkan di balai tersebut.(Rel).

