Pasca Insiden Pengerusakan, Gubernur Herman Deru Ajak Warga Sumsel Jaga Kondusivitas dan Pertahankan Predikat ‘Zero Konflik’

Palembang, Sumatera Selatan – Menyusul insiden pengerusakan yang baru-baru ini terjadi di wilayah Sumatera Selatan, Gubernur Herman Deru menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan memelihara kerukunan. Imbauan ini disampaikan guna mempertahankan predikat “Zero Konflik” yang telah lama dipegang oleh provinsi ini.

Herman Deru mengungkapkan rasa keprihatinaya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan pentingnya menahan diri dan tidak terpancing oleh upaya provokasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Terlebih menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan datang, momen ini menjadi ujian bagi kekompakan warga Sumatera Selatan.

Gubernur juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan atau mengalami tindakan provokatif. Ia memastikan bahwa pihak berwenang akan bertindak tegas terhadap para pelaku pengerusakan atau pihak-pihak yang sengaja menciptakan ketidakamanan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Herman Deru menekankan bahwa stabilitas dan keamanan merupakan fondasi utama bagi kelangsungan pembangunan di Sumatera Selatan. Tanpa suasana yang kondusif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat akan terhambat. Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumsel adalah aset berharga yang harus dijaga dengan semangat persatuan dan persaudaraan.

Dengan menjaga kebersamaan dan menolak segala bentuk perpecahan, diharapkan Sumatera Selatan dapat terus menjadi contoh provinsi yang damai dan harmonis, sekaligus mempertahankan predikat ‘Zero Konflik’ di tengah dinamika nasional.