Beranda MUBA Warga Jangan Resah, BRI Cabang Sekayu Tengah Proses Nama Warga Yang...

Warga Jangan Resah, BRI Cabang Sekayu Tengah Proses Nama Warga Yang Belum Menerima Bantuan

130
0

SEKAYU | Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah menyalurkan bantuan tahap pertama kepada warga Muba yang namanya terdata sebagai keluraga penerima manfaat, akibat dampak covid 19 yang dianggarkan melalui APBD Muba dan disalurkan melalui pihak bank BRI cabang Sekayu. Sebanyak 18.146 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19.

Namun, sebagian masyarakat hingga penyaluran bantuan covid 19 tahap 2 kembali disalurkan, binggung dan mempertanyakan hak merka sebagai keluraga penerima manfaat yang namanya terdata dan terdaftar di kelurahan.

Seperti yang dikatakan salah satu warga RT 16 RW 05 kelurahan soak Baru Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba Nazaruddin menyebutkan 3 penyaluran bantuan covid 19 dari Pemkab Muba yang disalurkan melalui bank BRI cabang Sekayu dirinya belum menerima bantuan maupun ATM mulai dari tahap 1.

“Sudah kami pertanyakan kepada pak RT dan pak lurah mereka bilang untuk sabar terlebih dahulu.Mulai penyaluran tahap pertama kami belum menerima bantuan tersebut tidak hanya saya tapi ada juga beberapa warga di sini yang belum menerima bantuan tersebut.,”kata Nazaruddin saat dihubungi, Rabu (8/7).

Nazaruddin yang kesehariannya bekerja sebagai tukang pantang parah ini berharap agar pihak terkait jika memang kami sebagai penerima keluarga manfaat agar supaya cepat diproses sehingga bantuan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bisa kami terima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“kami berharap sekali, sebab situasi saat ini akibat dampak covid 19 sangat sulit sekali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi saya yang hanya mengambil bahan sebagai tukang pantang parah milik orang,”harapnya,

Sementara itu dikonfirmasi terkait masih adanya warga yang belum menerima bantuan akibat dampak covid-19 yang namanya terdata Lurah Soak baru Bastari membenarkan bahwa ada masyarakat di kelurahan Soak baru yang belum menerima bantuan dampak covid -19 dari pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dianggarkan melalui APBD yang disalurkan melalui bank BRI cabang Sekayu.

“ya benar pak, ada sekitar 60 orang nama masyarakat yang belum menerima bantuan akibat dampak covid-19 yang disalurkan melalui bank BRI. Kami sudah usulkan nama-nama warga yang berhak menerima bantuan tersebut.Mungkin saat ini pihak BRI tengah memproses.Sebab untuk teknis untuk pendataan sendiri warga yang berhak menerima bantuan didata mulai dari tingkat RT kemudian RT meneruskan ke pihak kelurahan lanjut ke pihak Kecamatan kemudian data tersebut diberikan ke pihak dinas sosial,”singkatnya.

Terpisah, pimpinan cabang Bank BRI Sekayu Elizabeth Primasari, mengatakan bahwa bagi warga yang belum menerima bantuan dan ATM Privat brand diminta untuk bersabar karena saat ini nama data warga tersebut tengah di proses.

“Jadi begini mas , memang benar ada sekitar 60 orang warga yang belum menerima bantuan, Karena nama-nama mereka merupakan nama warga pengganti penerima bantuan yang diusulkan. Karena sebelumnya data yang diterima dilakukan verifikasi kembali karena ada beberapa warga yang dianggap layak sehingga diganti oleh warga yang namanya diusulkan berhak menerima bantuan tersebut,”terangnya.

Dari itu, kami menghimbau kepada masyarakat yang belum menerima bantuan untuk bersabar karena saat ini
Pihaknya Tengah melakukan proses pembuatan rekening dan kartu ATM bagi warga yang namanya diusulkan kan kembali yang layak menerima bantuan tersebut.

“para penerima KPM tahap dua ini tengah dibuatkan rekening tabunganku, dengan ATM privat brand.
Diman tabungan ini gratis tanpa biaya administrasi sebagai langkah kami inklusi di Kabupaten Musi Banyuasin, karena konsepnya berupa saldo yang dapat ditarik lagsung di Bank BRI atau di 1.033 agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Muba,” tukansnya.

Sebagai informasi, sebelumyapemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan bantuan ke masyarkat akibat dampak covid 19 yang diperuntukkan bagi 8.496 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tersebar di 13 Kelurahan untuk warga miskin baru, PHK, ataupun UMKM yang juga terdampak Covid-19 di wilayah Muba.

“Bantuan akan terus disalurkan, Pemkab Muba ingin mengakomodir semua warga terdampak Covid-19,” ungkap Dodi Reza di sela Launching Bantuan Sosial Tunai (BST) APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kantor BRI Cabang Sekayu, Rabu (20/5/2020).

Dikatakan, bantuan yang dikucurkan melalui APBD Muba sebesar Rp.15.292.800.000 untuk 8.496 KPM. “Pencairan diberikan untuk tiga bulan Mei-Juli dan setiap KPM mendapatkan Rp.600 ribu,” terangnya.

Lanjutnya, bantuan ini menunjukkan peran terhadap penanganan Covid-19 dengan menyediakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang jika diimplementasikan mulai pendataan, klarifikasi dan validasi data, pendistribusian, dan pengawasan bisa dilakukan dengan baik.

“Insha Allah akan menjadi program dimana Pemerintah harus hadir untuk warganya yang tidak mendapatkan bantuan,” dari Program Pemerintah Pusat tuturnya.

Bupati Muba ini menegaskan, agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran serta meminimalisir kecurangan pungli dan lainya kita gandeng BRI untuk menyalurkan bantuan dimaksud dan Pihak BRI membuat ATM Gratis dan uang bantuan tersebut masuk kerekening 8.496 KPM dan saya harapkan Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan bantuan ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Jangan gunakan uang untuk hal yang tidak mendesak, manfaatkan sebaik mungkin karena kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19,” tegasnya.

Tanggal Update on 8 Juli 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here