Beranda Lahat Warga Desa Gedung Agung, Kelukan Dampak Limbah Tanah Yang Diduga Pembuangan Dari...

Warga Desa Gedung Agung, Kelukan Dampak Limbah Tanah Yang Diduga Pembuangan Dari PT. LDP

43
0

Sumselnews.co.id LAHAT | Warga Desa Gedung agung Kecamatan Merapi Timur kabupaten Lahat, Mengeluhkan Dampak Limba Tanah yang Dibuang kesungai Lematang, yang Mengakibatkan Tertutupnya Tempat warga Untuk mandi,

Seperti apa yang dikatakan Salah seorang warga Desa Gedung Agung yang Bernama Raden (50), Bahwa akibat adanya aktipitas Pembuangan Tanah limba yang Diduga Milik PT. LDP, Sehinga Berdampak lingkungan,

” Warga Yang Sehari-Harinya Mandi disungai, kini Merasa terganggu akibat adanya pembuangan Limba Tanah tersebut, Semestinya Prusahaan melakukan Sosialisasi kepada warga terlebih dahulu,” ujarnya Raden Warga Desa Gedung Agung.

Dengan Senada yang Sama Salah seorang Warga Darsono (53) Juga Menyampaikan,” Saya yang Menjaga Tanah ini tidak pernah adanya pemberitahuan dulu kepada saya, padahal ini tangung jawab saya, bila ada permasalahan saya yang bertangung jawab disini,” tegasnya Darsono salah seorang warga Desa.

” Sementara Beberapa warga Yang menghubungi Kepala desa, Desa Gedung agung, untuk Melihat Apa yang dikelukan oleh Warga, Berselang Beberapa Menit, Setelah Warga Mendatangi kepala desa, kepala desa langsung Mendatangi Rumah Sdr Raden bersama Rekannya, Sehinga terjadila perdebatan antara warga dengan Kepala Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi timur, Pada Hari Selasa (14/07/2020)

Saat di konfirmasi oleh awak media Rahmat selaku Kades Gedung Agung, Kecamatan Merapi timur Kabupaten Lahat, menjelasakan,” bahwa aktivitas pembuangan limba tanah dari PT. LDP tidak ada ijin dengan saya selaku kepala desa, Saya tidak pernah dilibatkan, adanya aktivitas kegiatan pembuangan limba tanah, dari perusahaan di lingkungan satu desa Gedung Agung Kecamatan Merapi timur kabupaten Lahat ini,” katanya, Rahmat, akan tetapi permasalahan ini coba pertanyakan dengan jum kepala Dusun Lingkungan satu,” Tuturnya Rahmat Selaku kades

Kepala Desa Gedung Agung kepada awak media menerangkan,” ia menawarkan solusi kepada warga untuk pemindahan tanah yang mengakibatkan terhambatnya aktivitas warga, Apakah warga setuju kalau limbah tanah di buang atau di bersih kan,” sarannya Kepala Desa Gedung agung

“Sementara itu Jum selaku Kepala Dusun satu, Serta sebagai perangkat desa, Mengatakan,” iya mengaku mewakili dari pihak perusahaan memohon maaf kepada masyarakat yang terdampak, serta memberikan solusi pembersihan limba yang dibuang kesungai lematang. sehinga Mengakibatkan tertutupnya akses jalan masyarakat menuju sungai Lematang,” Ujarnya

Masyarakat berharap kepada pihak perusahaan, untung bertanggung jawab atas pembuangan limbah tanah yang mengakibatkan terganggunya aktivitas warga untuk pergi ke sungai,” Tuturnya Salah Seorang warga. ( Agus )

Tanggal Update on 15 Juli 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here