Beranda Palembang Sumsel 16 Kasus Positif Covid 19, Warga Diminta Jangan Panik

Sumsel 16 Kasus Positif Covid 19, Warga Diminta Jangan Panik

120
0

SumselNews.co.id PALEMBANG | Perkembangan kasus covid 19 di Sumatera Selatan masih menunjukan kenaikan baik itu jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pemgawasan (PDP).

Dari grafik laman resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (dinkes.sumselprov.go.id) per tanggal 5 April 2020 jumlah ODP sebanyak 1.643, dan PDP sebanyak 44, yang dinyatakan positif covid 19 sebanyak 16 kasus, dan 2 meninggal dunia.

“Hari ini 5 April 2020 sesuai data dari gugus tugas penanganan Covid-19 pusat. Ada penambahan lagi di Sumsel, yakni dari Lubuklinggau, OKU, dan Palembang,”terang Yusri juru bicara tim gugus tugas penanganan covid 19 Dinkes Sumsel pada Minggu (05/04/2020)

Dia menjelaskan, dari 4 kasus baru tersebut yakni, P.13 seorang laki-laki usia 28 tahun asal Kota Lubuklinggau dengan status kasus impor, kemudian P.14 laki-laki usia 40 tahun asal Palembang juga merupakan kasus impor, kemudian P.15 perempuan usia 54 tahun asal OKU transmisi lokal, sedangkan Pm16 perempuan 61 tahun asal OKU juga transmisi lokal.

“Dua Pasien terbaru dari OKU tersebut merupakan keluarga dari pasien positif Covid-19 kasus 03 asal OKU,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik terhadap perkembangan kasus positif covid-19 di Sumsel. Karena hingga hari ini kasus transmisi lokal terjadi karena adanya kontak dengan keluarga, sehingga saat ini relatif masih terkendali.

“Saat ini kami masih menunggu hasil Laboraturium apakah ada kontak lain selain dengan keluarga. Kami berharap masyarakat untuk selalu menjaga imunitas tubuh dengan pola makan, dan istirahat cukup,” imbaunya.

“Sedangkan kasus P.15 dan P.16 ini perlu saya sebutkan bahwa mereka merupakan keluarga dari pasien positif sebelumnya. Untuk diluar keluarga kami masih menunggu hasil di laboratorium,”imbuhnya.(Red).

Tanggal Update on 5 April 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here