Beranda Nasional Sindi “Wong Plembang Pacak” Juara 1 di LDR 2020

Sindi “Wong Plembang Pacak” Juara 1 di LDR 2020

36
0

SUMSELNEWS.CO.ID| Malam grand final ajang kompetisi secara daring Liga Dangdut Ralova (LDR) 2020 yang berlangsung live Rabu malam (17/6/20) berhasil mencuri perhatian 1,3 K pasang mata viewers. Terlihat seru, ketat, dan tentunya mendebarkan bagi para finalis, pendukung, dan viewers.

Acara ini berlangsung secara multi melalui aplikasi Bigo Live di Skies Rara.

Banyaknya yang menonton ini sungguh mengejutkan kata Ayusinurat, sang adminnya.

Bahkan sang bintang Rara LIDA juga hadir sebagai juri kehormatan untuk memberikan komentar dan tentunya masukan terhadap penampilan para finalis.

Kehadiran sang idola ini tentu menjadi surprise dan pemompa semangat para finalis untuk tampil maksimal.

Selain menyatakan gembira dan bahagia akan adanya ajang ini juga terlihat Rara sempat menyeka air mata harunya saat diumumkan siapa yang menjadi juara di penghujung acara.

Jadikan Idola sebagai pemacu semangat untuk bisa menjadi lebih baik lagi, pesannya kepada para finalis.

Tampil dengan percaya diri dan meyakinkan, Sindi Kartika, kontestan asal Palembang berhasil menyandang gelar jawara LDR 2020 di malam grand final tersebut dengan nilai yang sempurna, skor 300 dari total nilai 3 dewan juri.

Keberhasilan ini, mengingatkan juga akan keberhasilan Novi Persik dari Muara Enim yang pada LDR 1 (2018) juga berhasil juara 1.

Kesuksesan duta Sumsel juga diikuti oleh Winda Wulandari dari Musi Banyuasin yang berhasil menempati peringkat ketiga.
Sedangkan Agustina Rahayu asal Sukabumi harus puas berada di posisi kedua.

Sementara itu saat babak ke iV Top 5 sebelum kontestan menuju Top 3, dalam vote melalui instagram resmi Ralova Indonesia sehari sebelumnya, Agustina berhasil menempati posisi teratas dengan hasil 22,6% mengalahkan Winda (22,4%), dan Sindi (21%).
Hasil vote ini dikonversi dewan juri dalam 30% hasil penjurian. Sedangkan 70% nya hasil nilai dari dewan juri saat peserta tampil malamnya di Top 5.

Semalam saat nonton bareng final bersama suporter Sindi di kediamannya Lrg. Pesantren Kertapati, jurnalis KlikAmpera berhasil mewawancarai kedua orang tuanya. Putri pertama dari pasangan
Bakrudin Bakri dan Reni ini merupakan anak pertama dari 3 bersaudara.
Sang bapak awalnya tidak menyangka, anaknya ikut kompetisi secara nasional ini. Lanjutnya, ngapo anakku yang selamo 8 hari lomba ini bekurungan di kamar bae, kukiro lomba menyanyi sekedar hiburan be dak jelas nian, ujarnya dalam bahasa Palembang.

Selain itu jurnalis juga menyaksikan antusias dengan semangat luar biasa bersorak dan yel-yel mendukung Sindi.

Saat para juri berkomentar untuk Sindi, terkadang ada sorakan huuu saat Maryam salah satu juri mengkritisi penampilan Sindi. Tapi justru nilai Maryamlah yang menentukan nasib Sindi jadi juara.

Sungguh mendebarkan setelah Agustina disebutkan nilainya 295 dan Winda mendapat nilai 285.Dan akhirnya sorak sorai kemenanganpun pecah di kediaman Sindi tersebut saat Maryam membalik kertas berisikan nilai 100 nya. Tangis bahagia sambil mengucap syukur kepada Allah karena telah memberi hadiah terindah dalam hidupnya, di mana tepat hari final ini sedang berulang tahun ke-18, dak sio-sio perjuangannya beberapa hari ini, bisa membanggakan keluarganya, ungkap Sindi di sela-sela tangis harunya.

Prosesi penyerahan piala dan hadiahpun dilaksanakan malam itu juga oleh Wiryadi, S.Pd, M.Si., selaku pengarah dan Penasehat Ralova Indonesia mewakili DPP/Ketum.

Panpel sudah menyiapkan sedemikian rupa konsep acara malam grand final tersebut.Walaupun berlangsung secara daring namun panpel bisa menghadirkan suasana istimewa dengan berbagai properti layaknya para finalis berada di satu panggung.
X-banner foto Agustina dan Winda pun dipajang sebagai wakil kehadiran fisik mereka berdua.Tidak lupa deretan piala, piagam, dan hadiah lainnya dihadirkan di rumah Sindi.

Rencananya, baik piala bergilir dan piala tetap serta hadiah tersebut akan dikirimkan melalui pengiriman paket ke alamat para pemenang.

Suatu kebanggaan tersendiri bagi Ralova Indonesia karena selain masing-masing peserta, dewan juri berada di kota yang berbeda-beda banyak hal unik yang ditemui dan kadang menggelikan melihat suasana kompetisi. Tatkala juri sudah siap, eh pesertanya ada yang tiba-tiba ngilang, yang ditunggu hadir eh peserta lainnya hilang dari room.

Belum lagi masalah sinyal menjadi tantangan tersendiri bagi peserta dan panpel tapi mengasyikkan juga,
demikian ungkap Nurul, sang Ketua Umum saat menyaksikan acara bersama Rara dari Jakarta.

Selamat kepada para pemenang dan sukses layak diberikan bagi Ralova Indonesia karena menjadi fanbase yang pertama di antara fanbase LIDA lainnya yang telah berhasil mengadakan kompetisi bernyanyi secara daring nasional dengan skema yang terstruktur dan sistematis layaknya kompetisi di studio tv nasional saja guna menjaring potensi bernyanyi bagi anggota dan fans idolanya Rara LIDA.

Untuk diketahui komposisi kepengurusan DPP Ralova Indonesia inipun berasal dari perwakilan 10 provinsi terdiri dari 18 kab/kota di Indonesia yang tentu saja mereka harus mampu menjalankkan program kerja jarak jauh secara daring dari daerah mereka masing-masing. Sampai saat ini Ralova Indonesia sudah ada 76 kepengurusan resmi (ber-SK dari DPP) di tingkat daerah dan cabang se-Indonesia ditambah 4 perwakilan resmi di luar negeri (Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hongkong)

Tanggal Update on 19 Juni 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here