Beranda MUBA Sanksi Tegas Putar Balik, Bagi Masyarakat Yang Nekat Mudik Melintas di wilayah...

Sanksi Tegas Putar Balik, Bagi Masyarakat Yang Nekat Mudik Melintas di wilayah Hukum Polres Muba

230
0

SEKAYU | Hari ke enam pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 di sejumlah ruas jalan lintas timur dan lintas tengah berjalan lancar. Kuantitas kendaraan bermotor yang ingin keluar atau masuk Kota pun berangsur berkurang.

Demikian dikatakan oleh kapolres muba melalui Kasat lantasnya Akp candra kirana sik msi usai melaksanakan pantauan di dua titik pos cek point sanga desa dan pos lais Kamis (30/4).

Dari dua titik pengecekan di jalur lintas tengah (KM 80 dan KM 202), memang terlihat masih banyak para pemudik yang ingin melintas. Tetapi mereka mulai sadar dan mengikuti arahan dari petugas secara humanis (untuk putar balik dan tidak mudik),

Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga akhir Hari Raya Idul Fitri, sehingga terjalin kondisi lalu lintas yang kondusif dan nyaman. Serta, tidak terjadi penyebaran wabah virus corona alias Covid-19 lebih luas.

Pada Operasi ketupat ini, di kabupaten musi banyuasin telah didirikan 5 pos pengamanan (Penyekatan) dan penambahan 2 pos pengamanan terpadu di titik keramaian, berikut tempat di dirikannya pos pengamanan di wilayah kabupaten muba :

Pos Pengamanan (Penyekatan)
1. Jl. Lintas Palembang – Jambi KM. 102 Kec. Babat Supat ( Disamping rumah makan pagi sore)

2. Jl. Lintas Palembang – Jambi KM.232 Kec. Bayung Lencir ( SPBU Sukajaya)

3. Jl. Lintas Sekayu – Lubuk Linggau KM. 202 Kec. Sanga Desa ( Depan Polsek Sanga Desa)

4. Jl. Lintas Betung – Sekayu KM.80 Kec. Lais ( Disamping Pos Lalu Lintas Sp.Gardu).

5. Jl. Simpang 4 tebing bulang kec sungai keruh KM 31( perbatasan kab muba – kab pali )

Pos pengamanan terpadu
1. Jl. Lingkar Randik kec. Selayu kel. Balai agung (Depan Rm Kupik Randik)

2. Jl. Lintas Palembang – Jambi kec. Sungai Lilin KM 112 (Dekat Pasar Sungai Lilin)

Adapun mekanisme pelaksanaan penyekatan yang dilakukan petugas, yakni dilakukannya seleksi kendaraan baik pribadi maupun umum. Seperti kendaraan luar kota atau luar kabupaten, kami akan hentikan dan menanyakan tujuan dan mendatakan ktp dan jenis kendaraan apabila di ketahui akan mudik maka akan di arahkan utk kembali.

“Bagi kendaraan yang di perbolehkan melintas adalah kendaraan yg prioritas seperti, mobil pengangkut alat kesehatan, sembako, logistik, ambulance, mobil jenazah, pemadam kebakaran dll

Bagi yang tetap ingin mudik, Sanksinya kita suruh putar balik dan sosialisasi. Yang terpenting adalah membuat masyarakat sadar, bahwa bahaya virus corona ini jika sampai dibawa pulang ke kampung halaman,” ujar Candra kirana

Berdasarkan data dari polres muba, sejak awal malam ops ketupat hingga Jumat (30/4/2020) siang sudah ada sekitar 500 lebih kendaraan yang ditindak karena ingin mudik. Dan semua kendaraan tersebut di arahkan untuk diputar balikkan. Jika pengendara tetap ngotot untuk melakukan mudik, candra memastikan tidak akan ada pemberian sanksi pidana ataupun denda.

“Ini dikarenakan Operasi Ketupat yang digelar mulai 24 April hingga 31 Mei 2020 ini mengedepankan langkah persuasif atas kemanusiaan. Kekecewaan pemudik yang tak bisa kembali ke kampung halaman itu sudah sanksi moril, jadi tidak harus ada sanksi pidana. Cukup kita putar balikkan,” kata Candra

Tanggal Update on 30 April 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here