Beranda Palembang Pemkot Palembang Semprotkan Cairan Disinfektan Pembunuh Virus

Pemkot Palembang Semprotkan Cairan Disinfektan Pembunuh Virus

43
0

PALEMBANG | Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota Palembang, pemerintah kota Palembang terus melakukan upaya-upaya guna meminimalisir penyebaran Covid 19. Ribuan liter disinfektan disemprotkan di sepanjang jalan-jalan protokol yang ada di Kota Palembang, Senin (23/3/2020).

Cairan yang sudah dicampurkan pembunuh virus ini disemprotkan oleh petugas Dinas PBK Kota Palembang dan dipimpin langsung oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo. Tak hanya median jalan bahkan bahu jalan serta fasilitas umum pun ikut disemprotkan disinfektan ini.

Kegiatan ini pun menjadi tontonan pengendara jalan, bahkann tak jarang beberapa kendaraan yang melintas,sengaja memandikan kendaraan dengan cairan tersebut.

“Tiga unit kendaraan hari ini kita kerahkan, memuat ribuan cairan Disinfektan lalu kita lakukan penyemprotan” ujar kepala Dinas PBK Dicky Lenggardi Tatung.

Kepala DPBPK Kota Palembang Dicky Lenggardi Tatung mengatakan, pihaknya akan melakukan penyemprotan selama beberapa hari kedepan dengan menyasar jalan jalan utama yang ada di Kota Palembang.

Sementara itu Walikota Palembang H.Harnojoyo guna mengungkapkan guna melakukan pencegahan penyebaran Covid 19, kita lakukan penyemprotan disinfektan secara massal. Baik itu di kantor-kantor kecamatan kelurahan serta kantor pelayanan publik lainnya.

“Penyemprotan disinfektan ini kami laksanakan untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona, sehingga dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat. Semua unit dikerahkan untuk melakukan penyemprotan,” tegasnya.
Penyemprotan ini juga, untuk men strilkan jalan jalan yang ada.

“Kita ingin memastikan semua fasilitas yang ada termasuk jalan jalan yang banyak dilalui kendaraan ini steril,” jelasnya.

Harnojoyo berharap, dengan rutin melakukan penyemprotan air yang telah dicampur bahan pembunuh virus yang berasal dari Wuhan China ini, Kota Palembang tidak terpapar virus yang sudah berstatus pandemi ini.

“Kita selalu berdoa Kota Palembang dihindarkan dari wabah ini, masyarakat juga harus aktif berperan serta ikuti perintah pemerintah untuk melakukan pola hidup bersih dan berdiam diri selama 14 hari dirumah,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here