Beranda Pali Menyoal Rekomendasi Partai Untuk Pilkada, Ini Kata Pengamat

Menyoal Rekomendasi Partai Untuk Pilkada, Ini Kata Pengamat

22
0

Palembang – Ada sebuah pernyataan tokoh PAN di Sumatera Selatan yang menyebutkan, bahwa belum ada keputusan dukungan untuk Pilkada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).

Dilain pihak, pernyataan tersebut disanggah oleh tokoh PAN lainnya. Rekomendasi dukungan menurutnya telah diterbitkan akhir Maret lalu kepada H. Heri Amalindo dan H. Soemarjono sebagai Paslon Bupati Pali.

Lantas, mengapa ungkapan tersebut beredar dan berkembang di beragam media, sehingga terkesan dukungan politik tersebut belum final?

Pengamat Politik, Drs Bagindo Togar Butar Butar berpendapat, ketidakbulatan pernyataan para elite daerah PAN Sumsel ini bisa jadi dikarenakan jadwal musyawarah wilayah yang semakin mepet.

“Dimana santer terdengar adanya kompetisi agak sengit antar faksi ditataran elite/petinggi PAN di wilayah Sumatera Selatan. Sangat wajar dan dimaklumi bila terjadi dinamika menjelang Muswil Provinsi tersebut,” ujar Bagindo, Senin (20/07/20).

Akan tetapi, lebih elegan juga humble, bila situasi politik yang sedang mengalami friksi dikonsumsi di kalangan internal saja, alias tidak meluber keranah external parpol yang tergolong senior keberadaannya dalam frame politik pasca orde baru.

“Karena akan berpengaruh kepada kredibilitas, wibawa serta integritas partai. Inkonsistensi sikap politik, keputusan, orientasi maupun dukungan , kelak akan memperburuk citra, derajat ataupun wibawa lembaga yang sarat akan pengalaman berpolitik dalam beragam level,” timpalnya.

Disisi lain, masyarakat para simpatisan parpol berlambang matahari berharap organisasi politik agar tak hanya disibukkan oleh permasalahan atau urusan yang hanya kemanfaatannya dirasakan oleh kalangan elite tertentu saja.

“Warga rindu juga butuh ide atau gagasan cerdas plus tangkas permasalahan masyarakat yang semakin kontras terlihat dan berat bebannya secara sosial ekonomi,” tambahnya.

Sebelumnya, Bagindo juga menyoroti ramainya pemberitaan pelaksanaan Muswil PAN Sumsel tahun 2020, ia berharap konstetasi tersebut dapat melahirkan program serta kebijakan politik baru dengan pengurus yang kaya dengan akan gagasan, semangat dan energi yang baru pula. Sebab, masa depan politik yang semakin kompleks, multi tantangan, butuh regenerasi kepemimpinan.

“Bukankah lebih urgent dan amanah bila mengedepankan upaya membesarkan partai daripada membuka ruang ataupun melakukan pembiaran terkondisinya perbedaan serta perselisihan antar kader seperjuangan,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here