Beranda MUBA M Yamin : Pers Merupakan Pendekar Demokrasi

M Yamin : Pers Merupakan Pendekar Demokrasi

85
0

SEKATU | Hari Pers Nasuonal (HPN) ke -74 yang jatuh pada 9 februari 2020 akan digelar di Kalimantan Selatan (Kalsel) dimana direncanakan akan langsung di hadiri presiden Joko Widodo.

Memaknai Hari Pers Nasional Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Muba M Yamin mengatakan media dan jurnalis merupakan pilar ke empat dalam kemajuan demokrasi di Negri ini.

Jurnalis memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan Pancasila. Kuli tinta atau wartawan memiliki peran strategis untuk selalu menggelorakan Pancasila di masyarakat. Kebebasan Pers juga diatur dalam UU Pers No 40 tahun

“Media dan wartawan adalah pendekar demokrasi dan penjaga Pancasila. Kita sama sama memiliki tanggung jawab melakukan tanggung jawab dalam melakukan pendidikan politik bagi masyarakat. Kita yakin dan percaya bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menjaga dan menggelorakan Pancasila dihati rakyat,”ungkap Yamin, Kamis (6/1).

Dikatanya, Jurnlis sangatla penting bagi anggota dewan dalam membangun sinergi dengan media.Jurnalis memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan Pancasila. Anggota DPRD punya tugas dalam melakukan pendidikan politik, di sisi lain media berperan dalam menyampaikan informasi terkait nilai-nilai Pancasila.

“peran pers sebagai kontrol sosial harus tetap berjalan agar dapat memberi kritik yang membangun, serta menjadi corong suara masyarakat yang tidak bisa bersuara.
Pers yang independen dan berpihak pada rakyat merupakan keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri,”cetusnya

Yamin yang juga ketua Komisi II DPRD Muba menambahkan peran pers yang harus independensi dan berpihak kepada rakyat harus menjadi ketegasan. Sebab hal yang tidak mudah bagi pers di era industrialisasi dan digitalisasi. Pasalnya, pers di era tersebut dihadapkan pada kepentingan yang saling tarik menarik.

“pers juga dituntut memberikan informasi yang bersifat edukatif dan informatif, jurnlis juga harus berkomitmen untuk memajukan dan menjaga kesinambungan pers nasional. Sebab, peran pers sebagai pilar keempat demokrasi harus tetap kokoh dalam menjaga pertumbuhan demokrasi Indonesia”ucap politisi ini.

Dari itu, Dirinya berharap agar peran pers dapat menyampaikan informasi kepada publik secara objektif dan akurat. Pers juga harus tetap kritis terhadap pemerintah agar pembangunan negara berjalan optimal.

“Pers sebagai salah satu pilar demokrasi yang penting tetap dituntut untuk kritis yang konstruktif terhadap realitas sosial dan pembangunan. Dengan demikian lembaga-lembaga negara dan pemerintahan terpacu untuk meningkatkan kinerjanya,” tuksanya.

Tanggal Update on 6 Februari 2020 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here