Beranda MUBA Berbasis Perbankan, Pemkab Muba Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Covid-19

Berbasis Perbankan, Pemkab Muba Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Covid-19

45
0

SEKAYU | Guna menghindari kerumunan masa pada saat pendistribusian sembako kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dalam situasi jam saat ini menghawatirkan terpapar nya penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Dinas sosial kabupaten Muba menyalurkan atau mendistribusikan sembako melalui E warung di 173 titik dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Untuk di Muba, KPM yang terdata menerima sembako bantuan dari pusat sebanyak 34.541 KPM. untuk tekhisn pemdiatribusanya sendiri dilakukan di tirik E warung yang sudah bekerjasama,”lengkap PLT kadinsos Muba Ahmad Nasuhi, Rabu (1/4).

Dikatakannya, pola pendistribusian yang dilakukan saat ini dilakukan sesuai dengan petunjuk pusat, selain itu Bupati Musi Banyuasin DR.Dodi Reza Alex Noerdin sudah memberikan petunjuk agar dalam pembagian atau pendistribusian sembako kepada masyarakat penerima manfaat untuk diatur jangan sampai terjadi di kerumunan pada saat pengambilan sembako.

“Jadi untuk memutus rantai keramaian pada saat pengambilan sembako tersebut kita sudah melakukan langkah pencegahan dengan mengatur mulai dari jumlah KPM yang datang hingga jumlah KPM.Misalkan Jam 08–09 Wib 10 orang, kemudiam selanjutnya seperti itu,”kata Nasuhi.

Diakatakanya, pendistribusian sembako yang diberikan kepada KPM merupakan upaya dalam hal kemiskinan, namun upaya dalam konteks situasi covid -19 Dinsos bersama TKSK Kecamatan sudah mengatur social distance atau jarak sosial.

“Artinya, seseorang menjaga kedekatan fisik dengan seseorang guna mengurangi perpindahan virus dari tubuh satu ke yang lain.
Kegiatan social distance atau social distancing dilakukan sebagai strategi kesehatan guna mencegah atau memperlambat penyebaran virus. Bahkan, social distance menjadi norma baru dalam kehidupan setelah munculnya berbagai penyakit.”bebrnya.

Nasuhi menyebut, pendistribusian sembako sudah dimulai pada awal lakulan sejak Januari dan Februari namun pada bulan Januari dan Februari KPM yang menerima bantuan hanya Rp 150.000 pada januari dan februari.

Namun, pada bulan maret ini bantuan tersebut ditambah oleh pemerintah pusat sebesar Rp 50.000. penambahan jumlah rupiah tersebut karena saat ini ini akibat dari dampak penyebaran virus Corona yang terus meningkat.

“nilai nominalnya bulan januri -februari Rp 150.000, karena bencana covid pemerintah menambah Rp 50.000, menjadi Rp 200.000, untuk belraku sampai 6 bulan kedepan yakni dari maret sampai dengan agustus.”ucapnya.

Sementara,baerkaitan dengan bantuan akibat Covid-19 ini untuk meringankan beban masyarakat dari dampak covid -19 di kabupaten Muba, .rencana Pemkab muba akan memberikan bantuan sembako, namun berbasis perbankkan yaitu dengan melakukan transfer dana ke rek penerima manfaat dari dampak covid -19 tersebut

“Saat ini, bantuan yang akan diberikan pemkab Muba ke masyarakat penerima manfaat yang kurang mampu dalam Tahapan koordinasi dan komunikasi tentang teknis bantuan tersebut berama instansi dan badan terkait supaya sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku”tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here