SEKAYU | Lapas Sekayu selalu melakukan inovasi terkait dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Salah satunya, Lapas Sekayu menyediakan mesin cetak nomor antrian dan penerapan Internet of Things, melalui aplikasi E-Ticketing untuk keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ingin berkunjung maupun menitipkan barang.

Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, inovasi tersebut dilakukan dikarenakan banyaknya antrian pada tempat pendaftaran kunjungan, yang setiap harinya bisa mencapai 50 hingga 70 pengunjung.

“Melalui aplikasi E-Ticketing dan mesin cetak nomor antrian, para pengunjung dapat mengantri dengan tertib, ketika ingin berkunjung ataupun menitipkan makanan,” kata Yosef.

Dengan menggunakan mesin cetak nomor antrian, para pengunjung dapat mencetak nomor antrian sendiri, dan tidak perlu lagi meminta nomor antrian yang diberikan oleh petugas.

“Selama satu bulan, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat perihal inovasi yang Lapas Sekayu lakukan,” kata Yosef.

Harapannya, ke depannya para pengunjung dapat mengetahui nomor antriannya masing-masing sehingga tidak saling mendahului.

Selain itu, Kalapas Sekayu juga menyampaikan, mesin cetak nomor antrian juga terhubung melalui aplikasi E-Ticketing, aplikasi tersebut merupakan inovasi dua orang Taruna Poltekip yaitu Alfhandy Adma Negara dan Riduwan Al-Farisi, yang sedang KKN di Lapas Sekayu.

“Kami juga mengapresiasi program kerja dua orang Taruna Poltekip, yang berdampak positif terhadap pelayanan publik di Lapas Sekayu,” ujar Yosef.