Sumselnews.co.id|Muba-Banyaknya kondisi kerusakan yang terjadi di rumah susun (rusunawa) yang berlokasi di Jalan Kolonel H. Nazom Nurhawi Belakang terminal Randik Kelurahan Kayuare Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.
Tahun depan, Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PU Perkim) kabupaten Musi Banyuasin, akan melakuakan perbaiakan dan merenovasi kondisi bagian-bagian kerusakan yang ada
di rusunawa.
Kepala dinas PU perkim Muba Rismawati Gathmyr, M.Eng melaui plt Kabid Perumahan Sudirnata Jayasana mengatakan tahun 2023 pihaknya akan membenahi kerusakan bagian -bagian banguan di rusunawa, saat ini pihaknya tengah menghitung bagain kerusakan yang akan diperbaiki.
“Akan kita perbaiki kerusakan yang ada dan sudah kita anggarakan di tahun 2023 sebesar 1 milyar,”ungkap Nata kepada awak media kemarin.
Dikatakanya, pihaknya sudah memproteksi pemasangan- pemasangan yang ada di rusunawa, kerusakan-kerusakan yang ada seperti bagian plafon itu, diakibatkan karean adanya kebocoran pipa-pila efersi.
Lanjutnya, nantinya anggaran yang sudah dialokasikan, digunakan untuk perbaikan instalasi pipa efersi, instalasi listrik, plafon dan kerusakan lain lain seperi pintu dan lainya,”,terangnya.
“setelah dilakukan perbaikan kemungkinan untuk pengelolaan rusunawa sendiri akan di BUMD kan,”imbuhnya.
Sekedar informasi, Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Feri Yusmadi, SE bersama Anggota Komisi III DPRD Sodingun, SH dan Damsih, SH bersama Dinas PU Perkim Kabupaten Muba melakukan Monitoring atau Survey ke Lapangan melihat langsung kondisi rumah susun (Rusunawa ) yang dibangun oleh Balai Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sumatera V Sumsel diperuntukan bagi ASN di Musi Banyuasin.
Dari Kondisi kerusakan rusunawa yang ada saat ini, kerusakan terjadi pada bagian plafon lantai dinding serta bagian-bagian lainnya.
Gedung rusunawa sendiri dibangun sejak tahun 2018. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), melalui dinas perkim akan merealisasikan pembangunan 1000 rumah dimana di Muba sendiri akan dibangun satu blok rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
Tahap awal rusun akan dibangun empat lantai tersebut diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum memiliki rumah. Banguan rusunawa sendiri memiliki dua type yakni type 36 dengan unit sebanyak 58 unit.
Dimana sebelumya, gedung rusunawa ini dijadikan lokasi tempat pasien covid isolasi, paska setelah dijadikan rumah isolasi kondisi rusunawa sangat memprihatinkan, tak hanya bagian dalam gedung yang banyak rusak bahkan barang -barang yang dulunya ada seperti kasur dan barang lainya sudah tidak terlihat lagi dan hancur.







