Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin dari Komisi III DPRD Muba Damsi SH, berharap kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PU PR Muba agar memeprcepat pembuatan DED, ketika DED jembatan Musi II Sekayu selesai, Berharap agar pada tahun 2022 atau 2023 bisa dilakukan pengerjaan proses fisik Jembatan.
Dengan dibangunnya Jembatan Musi II Sekayu tersebut, diharapakan warga yang berada di Seberang Sungai Musi bisa lebih cepat jika hendak menuju ke kota Sekayu
“Jadi, jembatan Musi II Sekayu ini akan menjadi alternatif jalan bagi mayarakat yang bwrada di Seberang Kelurahan Kayu Ara menujuh Sindang Marga kecamatan Sungai Keruh bisa lebih cepat,dan tentunya akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi bagi masyarakat,”Ungkap Damsih , Rabu (1/9).
Dikatakan politisi dari partai persatuan pembangunan ini, Jika pembangunan jembatan Musi II Kayu direalisasikan tentu akan menjandi alternatif bagi masyarakat Sindang marga menujuh Kelurahan Kayu Arah, yang melewati Rt 23 talang sungai labi rt ,22,cawang dan talang rebo dan Bendar kelurahan kayu arah, serta paye libok Lumpatan, dan Sungai Labi Desa Bailangu Kecamatan Sekayu,
“Jadi, untuk Menjangkau Wilayah tersebut harus dari Sindang Marga selama ini warga harus memutar terlebih dahulu, namun jika jembatan musi 2 dibangun di dukung Jalan yang bagus jarak tempuh hanya 15 menit. Bukan seperti sekarang mutar hingga makan waktu 2 jam.
Tidak hanya itu, jembatan Musi II Sekayu juga akan menjadi alternatif mendekat bagi masyarakat yang hendak menuju Kabupaten Pali melalui Desa Sindang Marga Yang Berbatas langsung dengan Desa Kota Baru Kab, Pali.
Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia (FPPI) ini juga menyebut, jembatan Musi II Sekayu ini juga akan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sebab akses alternatif ini pasti dilalui bagi masyarakat setiap harinya mencari nafkah dengan berkebun sawit dan karet
” jadi, sepanjang 28 KM jarak tempuh, terbentang kebun-kebun rakyat tentu akan terbantu jika Jalan tersebut terbuka didukung Jembatan Musi 2,. Sebagai penyeberangan,”bebernya.
Selain itu, Pihaknya berharap agar pemkab muba membuka alses Jalan Baru seberang Sekayu dari kelurahan Soak Baru Menujuh seberang kelurahan Kayu Ara Sampai ke lumpatan , sebab jika akses jalan ini di buka,akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.Ketika itu terbentang jalan, diantaranya akan terbentuk pemukiman baru diseberang Sekayu, Sehingga Kota Sekayu Betul adanya dibelah sungai Musi, bukan yang selama ini Kota Sekayu dipinggir Sungai Musi.
“Kita juga berharap Pemerintah Daerah Bersama PLN untuk Segera Menyambungkan atau mengaktifkan jaringan Listrik ruas Sindang Marga talang Sungai labi Kayu Ara, Cawang Bendar ,Paye Libok mengingat tiang, dan kabal sudah ada terbentang, bahkan travo sudah terpasang namun sudah 8 tahun berdiri tiang, Api belum tersalur yang diharapkan dapat memberikan manfaat untuk Rakyat apa lagi di ruas jalan tersebut terbangun sejumlah Fasilitas umum baik, Rumah Sekolah, Puskesdes, dan Rumah Ibadah.Sayang Milyaran duit dihabiskan untuk jaringan terpasang namun belum memberikan manfaat yang nyata untuk Warga” AYO Pihak- Pihak Terkait Kita Kerja Nyata” tandasnya.
Sementara, terkait pembangunan jembatan Musi II Sekayu ini Kepala Dinas PU PR Muba Herman Mayori ST MT melalui Kabid pembanguna Jalan Fadli ST mengatakan pihaknya saat ini tengah persiapan penyelesaian DED untuk pembangunan jembatan Musi II Sekayu.
“Tahun ini udah kita anggarkan untuk DED nya, Insya allah DED nya selesai pada akhir tahun ini,”Kata Fadli.
Ia menyebut, pihaknya belum bisa memsatikan Kapan pembangunan jembatan Musi II Sekayu tersebut akan mulai direalisasikan, sebab pihaknya masih menuggu DED yang saar ini tengah persiapakan.
“DED dan FS nya kami selesaikan tahun ini, Dari DED inilah kita bisa melihat berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut. Jadi belum bisa dipastikan Kapan pembangunan bagan tersebut bisa dilaksanakan,”singkatnya

