Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman
(Perkim) kembali membangun lanjutan Rehab Pedestrian. Dimana sebelumnya sudah dibangun pedsetrian ramah disabilitas di beberapa titik dalam kota sekayu.
Tahun ini, dinas Perkim kembali melanjutkan rehab pembangunan pedestrian di jalan kolonel wahid udin yang dikerjakan mulai dari Simpang 4 Lampu Merah – Rumah Pintar kelurahan balai agung Kecamatan Sekayu.
Kabid Pemukiman Yudi ST, megatakan saat ini pekerjaan pembangunan pedestrian sudah hampir selesai dimana untuk struktru badan bangunan pedestrian pekerjaan hampir 90 persen rampung.
“Mudah-mudah secepatnya pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,”ungkap Yudi Jumat (25/6).
Dikatanya, untuk panjang pedestrian yang akan dibangun yakni sekitar kurang lebih 1,2 KM dengan anggaran Rp 4.390.000.000,00 dari APBD tahun 2021 yang dikerjakan oleh PT Anugrah Kontruksi. Pekerjaan di perkirakan akan selesai akhir juli.
Lanjutnya, pedestrian rencananya akan dilengkapi ubin pemandu arah, bangku taman, dan lampu jalan. Sedangkan ditengah pedestrian juga di lengkapi ubin guiding block penunjuk jalan bagi para tuna netra yang melintas.
“Di arela pedestrian juga nanti akan dipercantik dengan dibuat spot suafoto bertuliskan I Love Sekayu,”imbuhnya.
Terpisah, sekertaris organisasi perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Musi Banyuasin Sudarman mengapresiasi kembali dibangunya pedestrian yang ramah disablitas. Dimana terlihat pedestrian dibangun menyertakan guiding block penunjuk jalan bagi para tuna netra yang melintas.
” Fasilitas sarana dan prasarana untuk disabilitas alhamdulillah sudah ada beberapa fasilitas yang sudah dibuat pemerintah Kabupaten dan masing-masing instansi. Contoh Pemkab membangun pedestrian trotoar ada jalur khsusus tunanetra, di instansi lain ada simbol parkir bagi disabilitas dan lain-lain, ” ungkap sudarman.
Dikataknya, komitmen pemerintah kabupaten muba yang sudah berjalan sejak tiga tahun terakhir telah memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. Bahkan di beberapa instansi membuka pelayanan penjemputan bagi disabilitas.
Dari itu, pesatnya pembanguna infrastruktur yang telah dibangun oleh pemeritah kami menghimbau agar untuk bersama sama dijaga terlebih bangunan yang telah dibuat yang berpihak pada kelompok penyandang disabilitas.
“Kami juga berharap, meski dilakuka secara bertahap semua fasilitas baik di perkantoran maupun lainya agar memberikan pelayanan kemudahan bagi penyandang disabilitas,”tutupnya.







