Sumselnews.co.id Muara Enim | Komitmen dan Konsistensi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim dalam memberikan Layanan Prima kepada Masyarakat maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak pernah berhenti. Terkait hal itu, Lapas Muara Enim kembali melahirkan satu Inovasi Layanan berupa Inovasi Penerimaan Aduan dan Curahan Hati Warga Binaan Pemasyarakatan (Pancuran Hati WBP).
Pancuran Hati WBP adalah kegiatan tim yang dibentuk dari beberapa orang subseksi berbeda. Setiap hari setelah apel pagi, tim akan turun ke blok hunian WBP untuk menyampaikan informasi, sosialisasi dan menerima aduan, saran dan masukan dari WBP, sehingga tercipta komunikasi dua arah dan langsung ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan akurat agar tercipta kualitas layanan prima kepada Warga Binaan Lapas Muara Enim.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Muara Enim Herdianto mengatakan bahwa inovasi yang dihadirkan Lapas Muara Enim ini sebagai upaya dalam memberikan layanan prima. Tidak hanya itu, Inovasi Pancuran Hati juga berguna untuk Deteksi Dini Gangguan Keamanan serta menjadikan kondisi lingkungan Lapas Muara Enim yang aman dan tertib.
“Inovasi Pancuran Hati mendapatkan respon yang sangat baik dari para Warga Binaan, terlihat dari antusias mereka dalam mendengarkan, memahami arahan dari petugas serta mereka juga bisa bertanya terkait Layanan Integrasi yang langsung di tindaklanjuti oleh tim yang bertugas saat itu,” kata Herdianto dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (10/6/2021).
Lebih lanjut, Herdianto mengungkapkan Komitmen Kuat Lapas Muara Enim dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), terciptanya Mind Set dan Culture Set petugas yang berorientasi pada konsep pelayanan prima, bertanggung jawab dan berintegritas
“Lapas Muara Enim semangat dan optimis dalam meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” tutup Herdianto. (Aal)







