SumselNews.co.id Ogan Ilir | Gubernur Sumatera Selatan, melakukan apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan, penguatan kapasitas kawasan untuk pencegahan dan kesiagaan bencana, pada selasa (09-03) Lapangan Kebun Raya Sriwijaya, Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Apel diikuti sekitar 1000 anggota Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Pencegahan Karhutla.
Ketua Satuan Tugas (Satgas), Gabungan Pencegahan Karhutla dalam laporan mengatakan Pelaksanaan tujuan apel persiapan porsenil dan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tahun 2021 adalah meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan dalam pencegahan penanggulan hutan dan lahan tahun 2021.
Ketua Satgas menerangkan,Optimalisasi peran dan tugas fungsi serta tanggung jawab masing-masing OPD baik upaya pencegahan hutan dan pengendalian lahan di sumsel, mulai dari Desa Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat, serta mengajak semua komponen bangsa khususnya di provinsi sumsel untuk melakukan gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan mulai dari pemerintahan, masyarakat, para usaha, akademisi dan organisasi maupun rekan-rekan media, jelasnya dalam laporan apel tersebut.
Sementara Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengharapkan, upaya dan rencana mengendalian kebakaran hutan dan lahan harus dilaksanakan dan ditindaklanjuti, tidak hanya di tingkat provinsi tapi yang lebih penting lagi ditingkat kabupaten dan kota, untuk itu peranan kepala daerah sangat penting disertai laporan kesiapan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya pada paparan. Tetap harus diawasi pelaksanaannya, dan terus dilakukan evaluasi.
Deru juga menerangkan, tahun 2021 Ini seperti disampaikan BMKG Wilayah Sumsel akan mengalami musim kemarau normal yang kemungkinan sama pada tahun 2019, kita semua berharap berdoa dan berusaha agar kebakaran hutan dan lahan dapat kita tekan serendah mungkin bahkan ditiadakan. Untuk itu butuh komitment kerja keras dan keseriusan kita semua untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, terangnya.
“Saya apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam acara apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan, penguatan kapasitas kawasan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di Provinsi Sumatera Selatan”.
Diakhir sambuatannya, Deru menegaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan, singkronisasi satuan tugas provinsi dengan kabupaten mengingat ada beberapa wilayah yang menjadi perhatian, karena kalau terjadi kebakaran, asapnya dapat menuju Kota Palembang, membagi tugas mengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan semua stakeholder yang ada di provinsi maupun di kabupaten, memberikan sangsi tegas kepada pelaku yang membuka lahan dengan cara membakar, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadaman kebakaran, memperkuat sarana dan prasarana pemadaman, harapnya.
Tampak hadir dalam kegiatan apel, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provisi Sumsel serta Para Bupati / Wali kota se Sumsel dan seluruh Pimpinan Instansi Vertikal dan Pejabat dilingkungan Provinsi Sumsel, Pangdam II Sriwijaya bersama Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, Kajati Sumsel yang diwakili oleh Wakil Kajati Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel, Ketua DPRD Sumsel yang diwakili, Danrem 044/Gapo, Danlanau SMH Palembang, Danlanal Palembang, Kepala Balai Karhutla Wilayah Sumatera, para utusan Menteri KLH dan staf, Kepala SAR Palembang, Kepala BMKG dan Klimatologi Palembang, Para Direktur, di Lingkungan Kementerian KLH, RO Karhutla BNPB serta pimpinan Perusahaan baik Swasta, BUMN/BUMD, Ketua GAPKI, APKI. (w1n24)







