SEKAYU | Upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 terus dilakukan Pemerintah, termasuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang mengambil kebijakan meliburkan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muba, Musni Wijaya, mengatakan, kebijakan itu diambil setelah dilakukan rapat dengan seluruh pihak terkait dan melihat perkembangan saat ini, serta adanya instruksi dari Pemerintah Pusat.

“Sudah kita ambil kebijakan itu, jadi sekolah sementara waktu diliburkan, mulai besok (17/3/2020) dan masuk kembali dua pekan mendatang atau Senin (28/3/2020),” kata Musni saat dibincangi, Senin (16/3)

Lebih lanjut dia mengatakan, sekilah yang diliburkan baik umum maupun swasta, mulaindari tingkatan SMP, SD, TK, PAUD. Dimana kebijakan tersebut sebagai bentuk antisipasi pihaknya terhadap kemungkinan adanya penyebaran virus corona.

“Kegiatan belajar mengajar di alihkan ke rumah, namun guru dan kepala sekolah tetap memberikan tugas selama dua pekan kepada para siswa. Kalau soal UN tentu tidak menganggu karena kita laksanakan pada 20 April mendatang,” jelas dia.

Sementara, Kepala Sekolah SMP N 6 Sekayu, Muri, mengatakan, sesuai kalender akademik saat ini telah memasuki penilaian tengah semester (PTS). “Kita menyambut baik kebijakan itu, karena kita tidak mau mengambil resiko terhadap kesehatan anak-anak kita. Kita jalani instruksi dari pemerintah,” jelas dia.

Untuk mengatasi persoalan belajar para siswa, Muri mengatakan, selama libur berlangsung para siswa diberikan tugas mandiri melalui guru masing-masing. Diharapkan tugas tersebut dapat menjadi pemenuhan waktu belajar para siswa.

“Kalau untuk Ujian Nasional (UN) tidak mengganggu karena dilaksanakan pada April mendatang. Jadi persiapan UN tetap berlangsung seperti biasa. Selama libur anak-anak diberikan tuhas untuk dikerjakan dirumah,” tandas dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini