Beranda MUBA Pemkab Muba Mendapat Cadangan Beras 100 Ton Yang di Titipkan di Bulog

Pemkab Muba Mendapat Cadangan Beras 100 Ton Yang di Titipkan di Bulog

0

SEKAYU | Untuk menangani covid-19, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapat jatah beras cadangan dari pemerintah pusat sebanyak 100 Ton yang saat ini masih dititip di Bulog.

Demikiam dikatakan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin Ahmad Nasuhi melalui kepala bidang perlindungan dan jaminan sosial (Linjamsos) Mat Darul, Minggu (12/4).

Dikatakanya, cadangan beras dari pemerintah pusat yang di titipkan di bulog bisa dimanfaatkan apabila status kondisi di wilayah tersebut dinyatakan dalam kondisi darurat Covid-19.

“Cadangan beras itu bisa dimanfaatkan apabila Bupati dan unsur forkominda kabupaten telah menetapkan kondisi status Darurat Evidemi covid-19.Hal itu sesuai edaran dari kemensos Nomor 3 Tahun 2020, tentang penggunaan cadangan beras pemerintah untuk penanganan covid- 19,”jelasnya.

Lanjutnya, bantuan cadangan beras dari Pemerintah pusat ini, pemerintah Daerah dapat memberikan bantuan beras tersebut untuk disalurkan berdasarkan jumlah data korban dengan indeks 400 (empat ratus) gram per orang per hari.

Selain itu, Darul menambahkan, kementrian Sosial juga menyalurkan bantuan rastra dimana sebelumya penerima manfaat sebelumnya hanya meneima Rp 150.000 naik menjadi Rp 200.000.

“Untuk bantuan PKH biasanya pecairan diterima oleh KPM PKH tiga bulan sekali, sekarang Disalurkan setiap bulan.Hal ini dilakukan guna membantu percepatan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak akibat selama wabah covid -19,”terangnya.

Dalam hal penanganan covid-19, kemensos juga meminta kepada pemerintah provinsi Kabupaten/kota agar mengusulkan ke pemerintah pusat apabila ada korban meninggal akibat covid -19, baik itu dari kalangan masyarakat maupun paramedis untuk diberikan asuransi sebesar Rp 15.000.000.

Sementara, untuk saat ini dalam hal penanganan bantuan bagi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19, pemerintah kabupaten Muba tengah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang tersampak untuk diberikan bantuan untuk meringabkan beban salam kondisi pandemi covid-19.

“Bupati telah mengeluarkan edaran ke seluruh puhak kecamatan untuk mendata masyarakat yang terdampak, pendataan ditergetkan rampung hingga tanggal 15 April 2020. Untuk teknisnya, hasil pendataan yang dilakukan pihak kecamatan nantinya akan diolah kembali petugas dinsos Muba untuk dibuatkan terlebih dahulu buku tabungan dan ATM dan selanjutanya bantuan akan disalurkan melalui transfer langsung ke rekening warga yang menrima bantuan dan bisa diambil melalui E- warung Brilink ditempat masing -masing untuk ditukar dengan sembako”tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here