Beranda MUBA Pemberian Izin PT HBL Tanpa Kajian Teknis

Pemberian Izin PT HBL Tanpa Kajian Teknis

0

SEKAYU | Sidang lanjutan perkara kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) seluas 1.475 hektar milik PT Hutan Bumi Lestari (HBL), dengan terdakwa Direktur Operasional PT HBL, Alvaro Khadafi (37), kembali digelar di Pengadilan Negeri Sekayu, Rabu (5/2).

Dalam genda sidang dengan mendengarkan keterangan saksi dan saksi ahli itu di pimpin langsung Ketua PN Sekayu, Hendra Halomoan SH MH sebagai Hakim Ketua, dengan anggota Andi William SH dan Tyas Listiani SH MH

Dalam sidang tersebut, saksi yang merupakan Kepala UPTD KPH Lalan, Mangsang dan Mendis (LLM) menyampaikan sejumlah fakta kepada majelis Hakim dalam buku rencana kegiatan yang di bacakannya.

Dalam buku rencana kegiatan itu sejumlah kegiatan yang telah dilakukan dalam mengantisipasi Karhutlah dinilai belum maksimal, bahkan Hakim Ketua berpendapat lahan yang dikelola oleh PT HBL dengan luasan lebih kurang 2800 hektar, sebagian besar lahan gambut tidak melalui kajian teknis terlebih dahulu dalam memberikan izin untuk mengelola lahan tersebut.

“Harusnya ada kajian dulu, kita bangun gedung ada survei dilihat kondisi tanah, barulah di bangun. Ini sepertinya tidak ada dilakukan bagi izin PT HBL dalam pengelolaan konsesi hutan produksi,” ucap Hendra dalam ruangan sidang.

Terpisah, Kuasa Hukum Terdakwa, Nuri Hartoyo SH MH mengaku keberatan dengan keterangan dari saksi maupun saksi ahli yang disampaikannya. “Ada beberapa poin kita keberatan seperti masalah sanksi yang diberikan oleh pihak KPH Lalan Mangsang Mendis hanya tertulis bahkan tidak ada sanksi tegas, ” ucapnya.

Lalu, tidak hanya itu terkait belum ada himbauan atau sosialisasi diberikan bagi perusahaan masalah pencegahan Karhutlah bagi petugas perusahaan. “Nah, itulah yang dinilai keteranganya bagi terdakwa tidak sesuai fakta di lapangan. Bahkan ada lagi, tapi tidak bisa kita sampaikan sebab akan di sampaikan pada sidang agenda pledoi selanjutnya, ” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here