Beranda MUBA Lagi, Polres Muba Gagalkan Peredaran Narkotika Jenis Sabu-Sabu Seberat 1 Kg

Lagi, Polres Muba Gagalkan Peredaran Narkotika Jenis Sabu-Sabu Seberat 1 Kg

0

SEKAYU | Sebelumnya, beberapa waktu lalu berhasil menggagalkan pengiriman 2 Kg sabu asal Medan, jajaran Polsek Bayung Lencir dibantu Sat Narkoba Polres Muba kembali berhasil menyita 1 Kg Sabu. Kali ini dari tangan Fikri Zulkarnain (50) warga dusun II, Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Narkotika jenis sabu-sabu seberat 1020 gram atau 1 kilogram ditemukan di tas yang tertangkap tangan dari tersangka Fikri Zulkarnain (50) warga Dusun II Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, Sabtu (20/6) sekitar pukul 14.00 WIB, di Depan Indomaret Desa Srimaju, Kecamatan Bayung Lencir tepatnya di Jalan Lintas Palembang-Jambi KM 204.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S. Ik dalam keterangan persnya mengatakan, penangkapan tersangka Fikri yang membawa sabu seberat 1 kilogram bermula informasi dari Polsek Lawang Kidul, Muara Enim bahwa ada pelaku penggelapan yang sedang berada di Kecamatan Bayung Lencir.

Dari sanalah anggota melakukan patroli dan alhasil ditemukan pelaku yang menggunakan mobil Mitsubisih Triton dengan Nopol BG 9682 DL sedang berada di Indomaret Jalintim Palembang-Jambi KM 204 Kecamatan Bayung Lencir.

“Melihat pelaku langsung anggota kita mendatangi mobil itu dan mengamankan tersangka, ” ungkap Kapolres Muba AKBP Yudhi SM Pinem SIk didampingi Wakapolres Irwan Andetta, Kasat Narkoba AKP Dedy Hariyanto, Kapolsek Bayung Lencir AKP Jon Ronie Hasibuan dan Kanit Reskrim Ipda Kurniawan saat pres rilis Selasa (23/6)

Setelah diamankan, anggota melakukan penggeledahan di mobil yang di kemudikan tersangka. Lalu, memeriksa tas yang bertuliskan Paris In Love, anggota menemukan 1 buah paket yang di bungkus dengan kantong plastik warna hitam setelah di buka berisi barang 1 buah paket yang di lakban putih berisikan serbuk kristal bening diduga Sabu-sabu berat bruto kurang lebih 1020 gram.

“Oleh anggota pelaku di giring ke Mapolsek Bayung Lencir beserta barang bukti sabu-sabu, ” tegasnya.

Untuk hukumannya, Kapolres menegaskan, akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

” Nah, kalau untuk jaringannya keduanya ini merupakan antar provinsi, “cetusnya.

Sementara dari pengakuan tersangka Fikri, dirinya merupakan DPO atas penggelapan mobil Triton yang dikendarainya. ” Aku meminjam mobil dari kawan, mau ke Pekan Baru untuk mengambil sabu dari Bandar berinisial YD, setelah itu akan dibawah lagi ke Muara Enim, “bebernya.

Nantinya, lanjut tersangka, setelah barang sudah sampai akan dijanjikan uang senilai Rp 25 juta.

“Selama perjalanan diberikan uang saku Rp 3 juta. Aku juga pemakai sehari biso 3 kali make, kalau menganter keluar daerah ini baru pertamo kalinyo. Biasonyo disekitaran Muara Enim saja kalau mengantar,”tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here