Beranda Palembang Gubernur Minta Penguatan Fungsi FKUB

Gubernur Minta Penguatan Fungsi FKUB

0

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meminta adanya penguatan Fungsi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Prov. Sumsel. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi pengurus FKUB Prov. Sumsel di ruang pertemuan Gubernur Sumsel (19/11).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua FKUB Malan Abdullah, Sekretaris FKUB Syarnubi Som,Wakil Ketua Dr.H. Saefudin, Fery Suhaemi, S.Sos, M.Si, Hendra Lili  perwakilan Buddha, dan IGB Surya Negara Hindu yang tergabung dalam FKUB, Asisten 1 Dr. H. Muhammad Najib, Staf Khusus Gubernur Dr. H. Risidin Hasan. Pada kesempatan tersebut pengurus FKUB menyampaikan kepada Gubernur poin-point Rakornas pada tanggal 3 s.d 5 Agustus lalu terkait Moderasi Beragama.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan bukan hanya menyambut baik,  tetapi juga mendukung penuh FKUB,  sehingga tataran moderasi beragama bukan dalam tataran teori tetapi dalam prakteknya.

Oleh karena itu Deru  mengharapkan agar  FKUB lebih dari peran tetapi menguatkan dan memperluas fungsinya lagi yaitu dengan melakukan koordinasi baik dengan BIN, Furkopinda. Hal tersebut untuk mendapatkan info secara dini terkait  potensi –potensi yang memungkinkan timbulnya keratakan kerukunan umat beragama.

“ FKUB lebih menguatkan fungsinya, koordinasi,  jangan kemudian sudah meledak baru dipadamkan, artinya apa perluas koordinasi dengan intelenjen dan pihak-pihak terkait lainnya untuk penguatan fungsi FKUB” ujar Deru.

Terkait pilkada, Gubernur juga meminta  FKUB juntuk  bisa memberikan kontribusi yang nyata terhadap pelaksanaan pilkada. Bisa saja ada gesekan-gesekan baik  sara, antar golongan dan sebagainya.

Disinilah  FKUB juga harus hadir sebagai pencerah,penengah dan Pembina,  sehingga pelaksanaan pilkada di Sumsel  berjalan aman tentram sesuai aturan. Oleh karena itu,  bukan hanya peran tetapi pengutan fungsi FKUB.

Gubernur juga meminta  FKUB  untuk terjun kelapangan, diapun akan mensupport sepenuhnya program FKUB dan juga membantua anggaran FKUB agar tidak terhambat.

“Silahkan terjun ke lapangan, saya lebih suka FKUB terjun kelapangan dari pada acara ceremonial-ceremonial saja. Saya dukung ,support, kalau tidak ada anggaran saya akan menggunakan diskersi saya, jangan sampai kegiatan- kegiatan FKUB terhabat  gara gara tidak ada duit/ tidak ada anggaran, saya akan menggunakan diskersi saya sebagai Gubernur” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Ketua FKUB Malan Abdullah mengatakan bahwa  dalam kaitan moderasi beragama merupakan suatu keharusan dan  harus bisa menerima semua konsep konsep itu. Dikatakannya bahwa FKUB bukan hanya menjadi endorse sebuah moderasi tetapi juga sebagai percontohan moderasi beragama itu sendiri, sehingga moderasi beragama tidak hanya sekedar teori saja, tetapi juga dipraktekkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang berbehinneka ini.  (mifta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here