Beranda MUBA Direktur RSUD Sekayu Terpapar covid -19, Ini Penjelasnya RSUD Sekayu

Direktur RSUD Sekayu Terpapar covid -19, Ini Penjelasnya RSUD Sekayu

0

SRKAYU | Beredar informasi, direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba MARS terpapar virus covid -19. Dari informasi yang dihimpun, Senin (6/7) salah satu karyawan RSUD yang namanya enggan disebut menuturkan bahwa beredar di kalangan karyawan RSUD mengatakan bahwa direktur RSUD Sekayu terpapar Covid-19.

“Untuk pastinya saya tidak mengetahui kebenaranya informasi itu pak, tapi banyak karyawan disini bilang jika beliau dari hasil swab terpapar,”ungkapnya.

Selain itu, ia juga menuturkan bahwa karyawan RSUD Sekayu resah dengan adanya intervensi bagi karyawan yang melakukan rapid tes diwajibkan membayar dan jika akan melakukan rapid tes langsung dikasih surat peringatan (SP).

Dikonfirmasi terkait hal ini, humas RSUD Sekayu Andodi membantah informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa direktur RSUD Sekayu terpapar covid -19.

informasi itu tidak benar, saat ini kondisi beliau dalam
Sehat, Karna tidak ada keluhan, semua normal, dan beliau isolasi mandiri, secara aturan diperbolehkan. Untuk hasil Swab pertamo negatif, rapid negatif, ronsen dan ct scan normal, namun hasil swab ke 2 reaktif,,”Kata dodi, Senin, (6/7).

Dikatakanya, terkait rapid tes terhadap karyawan RSUD sudah dilakukan , pemeriksaan dilakukan bagi karyawan yang kontak langsung dengan pasien postif covid-19 yang dirawat di di RSUD Sekayu sudah dilakukan jumat kemarin rapid antigen

“Alhamdulillah, Semua negatif, Tidak ada bayaran bagi karyawan yang dilakukan rapid tes.Kemarin ada sekitar 30 orang yang jalani rapid tes dan hari ini bagi yang merasa pernah kontak, dilakukan rapid, lab dan ronsen tahap 2″imbuhnya.

Sebagai informasi,Update COVID-19 Muba: Bertambah 10 Positif,dan 1 Pasien kasus 111/PDP 38 Sembuh

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (5/7/2020) ada penambahan 10 kasus terkonfirmasi positif dan semuanya berstatus lokal. Penambahan signifikan ini membuat daftar panjang kasus COVID-19 di Muba dengan total 60 kasus.

“Ada penambahan 10 kasus positif yakni kasus 51-60, 9 diantaranya di Cluster yang sama,” dan 1 pasien kasus 111 PDP 38 umur 22 Tahun selama 21 hari di rawat dijambi telah Sembuh ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes.

Dikatakan, adapun kasus 51 yakni laki-laki 29 tahun, kasus 52 laki-laki 45 tahun, kasus 53 laki-laki 40 tahun, kasus 54 laki-laki 45 tahun, kasus 55 laki-laki 28 tahun, kasus 56 laki-laki 26 tahun.

Kemudian, kasus 57 laki-laki 24 tahun, kasus 58 perempuan 36 tahun, kasus 59 perempuan 12 tahun, dan kasus 60 laki-laki 24 tahun Desa Epil. Lalu, ada penambahan 4 PDP diantaranya 3 dirawat di RSUD Sekayu dan 1 RSUD Bayung Lencir.

“Untuk kasus konfirmasi yang dirawat ada 20 orang. RSUD Sekayu 5 orang, RSUD Sungai Lilin 10 orang, Wisma Atlet Palembang 1 orang, RSUD Siti Fatimah 1 orang, dan Bayung Lencir 3 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, data update 5 Juli 2020 tercatat ada sebanyak 375 ODP 367 selesai pemantauan masih dipantau 8 orang, 368 OTG 310 selesai pemantauan 58 masih dipantau, 148 PDP 29 proses pengawasan 119 selesai pengawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here