Beranda MUBA Bupati Muba, Dodi Reza Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 ke 86.099 Warga Muba

Bupati Muba, Dodi Reza Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 ke 86.099 Warga Muba

0

SEKAYU | Sesuai komitmen dan janji Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19 di Bumi Serasan Sekate, Senin (11/5/2020) Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 mulai disalurkan.

Dari bantuan tersebut, sedikitnya Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan anggaran Miliaran rupiah diperuntukkan bagi 86.099 Kepala Keluarga (KK) di 240 Desa dan Kelurahan di Muba.

“Rinciannya setiap KK mendapatkan Rp400 ribu dan pencairan akan diberikan selama tiga bulan, dimana dana ini bersumber dari APBD Muba,” ungkap Dodi Reza di sela Launching Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kantor Cabang BRI Sekayu, Senin (11/5/2020).

Dodi memastikan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Muba jumlah total keluarga penerima Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) seluruhnya adalah 101.099 KK di Muba yang akan mendapatkan bantuan terdampak Covid-19.

Untuk bantuan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 ini, lanjut Dodi, Pemkab Muba bekerjasama dengan BRI dalam penyalurannya melalui e-Warung/BRI Link.

“Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Dodi menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba tidak hanya mengandalkan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020, namun ada juga bantuan langsung tunai dan bantuan dari Dana Desa.

“Selain itu pula guna mengakomodir warga yang belum terdata karena terdampak covid-19, Pemkab Muba juga menyiapkan Bansos cadangan untuk 15 ribu lebih KK di Muba. Jadi dipastikan tidak ada warga Muba yang terdampak Covid-19 di Muba yang tidak mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Drs Ahmad Nasuhi MM menjelaskan, pencairan Rp400 ribu yang berasal dari APBD Muba hari ini resmi mulai disalurkan dan dalam kaitan ini pencairan melalui sistem e-warung atau BRILINK. “Pencairan dilakukan serentak dengan mengacu data yang sudah kita terima dari penerima sembako Kementerian Sosial, dengan total 86.099 Kepala Keluarga (KK) penerima,” terangnya.

Ia merinci, Pemkab Musi Banyuasin memberikan Bantuan Sosial (bansos) yang bersumber dari APBN dan APBD, antara lain bantuan yang bersumber dari Kemensos (1) Program Keluarga Harapan (PKH), (2) Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan (3) Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan (4) bantuan yang bersumber dari Kemendes berupa BLT Dana Desa, Sementara Pemerintah Daerah Musi Banyuasin sendiri memberikan bansos yang bersumber dari APBD, diantaranya (1) Bansos APBD Tunai, (2) Subsidi listrik PT. MEP dan PDAM, (3) Bansos Beras, dan (4) Bansos Top Up Sembako/BPNT sebagai tambahan senilai Rp.400.000 / KK.

“Semua bantuan ini didistribusikan secara bertahap untuk 3 bulan ke depan, kecuali bansos PKH dan BPNT Kemensos yang dibayarkan rutin setiap bulannya,” imbuhnya.

Lanjutnya, penyerahan Bansos tersebut diperuntukan bagi 86.099 KK; terdiri dari 81.758 KK yang tersebar di 227 Desa dan 4.341 KK tersebar di 13 Kelurahan.
Bansos yang distribusikan ke 81.758 KK di 227 Desa antara lain:
1. Bansos Penerima Keluarga Harapan (PKH), nilainya variatif per bulan untuk 17.545 KK, 2. Bansos Sembako/BPNT, Rp.600.000 untuk 16.435 KK selama 3 bulan, 3. Bansos BLT Kemensos, Rp.600.000 untuk 7.530 KK selama 3 bulan, 4. Bansos BLT Dana Desa, Rp.600.000 untuk 40.248 KK selama 3 bulan
Untuk bansos PKH, BPNT Sembako, dan BLT Kemensos yang akan didistribusikan di 13 Kelurahan sebanyak 4.341 KK ditambah bansos APBD dengan kuota 10.000 KK senilai Rp.600.000 selama 3 bulan disiapkan oleh Pemkab Muba dan akan disalurkan secara bertahap sambil menunggu proses verifikasi dan validasi data KK di Lapangan.

Selain itu, Pemerintah Kab. Musi Banyuasin juga menyiapkan bansos APBD senilai Rp.600.000 selama 3 bulan untuk 5.000 KK terdampak Covid-19 di luar penerima manfaat PKH, BPNT, BLT Kemensos, dan BLT Dana Desa bagi warga yang berdomisili di Desa.

“Sehingga jumlah total keluarga penerima bansos JPS seluruhnya adalah 101.099 KK untuk masyarakat Musi Banyuasin yang terdampak,” tambahnya.

Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Elisabet Primasari mengatakan, pihak BRI sangat siap untuk mendistribusikan bantuan Pemkab Muba tersebut.

“Prinsipnya BRI Sekayu siap untuk mendistribusikannya sesuai dengan data yang diberikan Pemkab Muba, BRI-Pemkab Muba akan bersinergi mendistribusikan dengan baik bantuan untuk warga terdampak Covid-19 ini,” terangnya.

Sementara itu, Purwoto (56) salah satu warga Kecamatan Plakat Tinggi mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan Bupati Muba tersebut, terlebih saat ini warga seperti dirinya yang bekerja di sektor non formal yang terdampak akibat wabah Covid-19.

“Bantuan ini bisa meringankan beban kami sehari-hari, setidaknya bisa mencukupi untuk makan dan minum sekaluarga,” ucapnya.

Bapak dua orang orang ini mengaku, meski dirinya saat ini sedang stop bekerja namun dengan bantuan Pemkab Muba bisa menutupi kebutuhan hidup. “Terima kasih Pemerintah Kabupaten Muba, kami berharap semoga wabah ini segera berlalu agar bisa kembali lagi normal beraktifitas,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here