SEKAYU | Guna mensinergikan antara Pemerintah desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), serta bisa melaksanakan roda pembangunan dengan baik. Pihak Pemerintah Kecamatan Lawang Wetan menggelar rakor bersama dengan BPD selama tiga hari, kamis (11/06/2020) di Aula Kecamatan Lawang Wetan.

“Hal itu dilakukan tidak lain guna mengajak seluruh anggota dan pengurus BPD yang ada di 15 desa dalam kecamatan ini untuk dapat bersinergi. Terutama membahas, adanya berbagai bantuan sosial, mulai dari kementrian sosial seperti PKH, BSP, dan Bansos Tunai maupun bantuan BLT dari Dana Desa, sehingga bisa dinikmati secara bersama oleh masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan,” kata Camat Lawang Wetan, Tazarni SSTP.

Lebih lanjut ia menjelaskan rapat koordinasi (rakor) bersama dengan BPD serta Pemerintah Kecamatan digelar selama tiga hari sejak 10 Juni 2020. Selain membahas bantuan sosial, pihaknya juga mengharapkan kedepan soal roda pembangunan di tingkat desa bisa berjalan dengan baik pula.

“Nah rapat ini dalam satu hari dibagi per lima desa dari 15 desa selama tiga hari. Dilaksanakanya lima desa dalam sehari karena kita mematuhi protokol kesehatan dan besok (hari ini,red) hari terakhir kita gelar,” katanya

Rakor yang digelar itu, tidak lain ingin mengajak seluruh BPD yang tersebar di 15 desa dalam Kecamatan Lawang Wetan ini agar bisa berfungsi secara optimal, yakni dalam rangka meningkatkan pembangunan di tingkat desa.
“Intinya, BPD harus berperan aktif sebagai penyelenggara pemerintah desa, dan besinergi dan jangan bertolak belakang dengan pemerintah desa,” tegasnya

Kalaupun ada persoalan yang muncul di tengah masyarakat desa, harusnya diselesaikan dengan duduk bersama, sehingga tidak memunculkan persoalan – persoalan baru membuat resah masyarakat desa.

“Ini disampaikan, agar program yang dijalankan pemerintah desa dapat bersinergi apa yang telah di program kan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, dalam hal ini Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, menuju Muba Maju Berjaya 2021,” tukasnya

Masih kata Tazarni, Kenapa Rakor ini di gelar ditengah wabah Covid 19 ini, hal itu tidak lain bertujuan mengingatkan kembali fungsi mereka itu.

“Sebab BPD itu adalah masuk salah satu unsur penyelenggara pemerintah desa, kemudian tugasnya di tengah masyarakat yakni menggali dan menampung dan menyampaikan aspirasi massyarakat ke pemerintah desa. Nah yang terakhir ini hal yang penting adalah melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa,” tegasnya

Namun apabila ada persoalan di tengah masyarakat, hendaknya BPD harus langsung berfungsi, yakni menyelesaikan dengan baik, serta mencari solusi dan jalan keluar sehingga tidak memunculkan gejolak sosial di tengah masyarakat.

“Sampaikan surat, lalu rapat bersama. Nah inilah fungsi dari BPD yang berperan aktif sebagai penyelenggara pemerintah desa,” tukasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here